Ninja 250 FI SE Ingin Menggunakan Tapak Lebar, Simak Tips Berikut.

Ninja 250 FI SE Ingin Menggunakan Tapak Lebar, Simak Tips Berikut. modfikator sedang mengganti ban belakang Ninja 250 FI (foto: Alif /Kabaroto)

Pemakaian ban harus memperhatikan ukuran velgnya. Aplikasi harian nggak boleh sembarangan, karena jalanan yang dilewati bervariasi (berlubang, becek, berlumpur, tanjakan, tikungan, berpasir, hujan) tidak seperti kondisi jalanan di road race atau drag race.

Kombinasi ban dan velg yang ngga sesuai mengakibatkan ban meninggi atau melebar dari ukuran standar, Jika tapak ban terlalu besar daripada tapak velg, ban cenderung meninggi dan lancip. Sehingga rawan melejit dari jepitan pinggir velg yang terlalu sempit. Hal ini terjadi jika memaksa memakai ban ukuran besar tanpa diikuti penggantian velg yang lebih lebar.

Jika ingin menggunakan ban tapak lebar, khususnya untuk Ninja 250 FI SE baiknya, baca dulu tips berikut, dari dimas, modifikator spesialis ban tapak lebar di daerah jl. Raya Kodau no.46 Jati Mekar, Jatiasih, Bekasi. Hal yang termudah dan termurah adalah mengganti ban standar 150/60-17 dengan 160/60-17 adalah langkah termudah dan termurah, sekitar Rp1.8 Juta, jika menggunakan ban merk Battlax BT 021. Namun hal ini tidak terlalu banyak memberikan kesan ban tapak lebar, malah cenderung sedikit merusak ban karena, mengakibatkan ban akan tergesek gear dan rantai.

Idealnya, untuk Ninja 250 FI SE, jika ingin menggunakan ban tapak lebar namun budget tidak memadai, sebaiknya ganti velg standar Ninja yang mempunyai lebar 4 in dengan velg yang berukuran 5 in dan gunakan ban berukuran 170/60-17, dengan kombinasi ini, biaya yang dikeluarkan terbilang murah, berkisar Rp2.75 juta saja, dengan rincian velg merk V rossi 5 inchi dibalut dengan ban Battlax BT 021 ukuran 170/60-17, Ninja 250 FI SE sudah terlihat sangar berkesan Moge, dan kinerja mesin standarpun masih mumpuni.

Sangat tidak direkomendasikan, untuk memasang ban tapak lebar diatas 170/60, hal ini dikarenakan akan banyak memakan biaya dan banyak bagian-bagian yang harus di modifikasi, seperti lengan ayun, velg, kaki-kaki depan pun harus di modifikasi, bahkan torsi motorpun harus di setting ulang. Itulah sedikit tips dari KabarOto, namun semua itu tergantung bagaimana para riders ingin mengaplikasikannya.

Baca juga: