Nyentrik! Modifikasi Suzuki Inazuma Ini Bergaya Bosozoku

Nyentrik! Modifikasi Suzuki Inazuma Ini Bergaya Bosozoku Foto : Rizky / KabarOto

KabarOto.com – Tren modifikasi motor tidak hanya sekedar model kalcer saja, ingin tampil berbeda Suzuki Inazuma pun berubah menjadi motor bergaya Bosozoku.

Mohamad Arif Adiwibowo yang memiliki sapaan akrab Bowie ini merupakan pemilik dari Suzuki Inazuma dengan modifikasi aliran Zokusha menggunakan livery Honda CBX400F. Modifikasi ini sangat identik dengan budaya kelompok bikers Bosozoku yang terkenal dari Jepang.

Baca juga: Modifikasi BMW X3 2005 Hasil Anak Kampus Patuh Orang Tua

Bowie sendiri mengakui dirinya terinspirasi dari Bosozoku yang dikenal sangat ekspresif dan kental dengan ‘image’ budaya anak muda Jepang. Pemuda asal Tangerang ini pun secara perlahan memulai modifikasi sejak 2019 lalu.

“Dulu awalnya saya ingin belajar custom motor, cuman karena saya suka dengan budaya Jepang. Awalnya ingin modifikasi ala Japstyle, tapi menurut saya itu kurang kental. Nah, setelah riset cukup mendalam akhirnya melihat nih budaya yang cukup lama yaitu Bosozoku ini,” ungkap Bowie.

Sedikit sejarah mengenai Bosozoku, awalnya kultur ini muncul dalam kelompok anak muda Jepang yang sering menggunakan sepeda motor dengan modifikasi khas. Penampilan pertama dari kelompok premotor ini muncul pada 1950-an. Popularitas mereka pun naik daun pada periode 1980 hingga 1990-an, dan memuncak dengan 42.510 anggota pada tahun 1982.

Untuk di Indonesia sendiri, Bowie menambahkan belum ada komunitas motor yang menggunakan aliran modifikasi Bosozoku ini. Pasalnya, masih sedikit yang berani menjalankannya. Dengan memuaskan keinginannya, dirinya memulai ubahan pada Inazuma miliknya secara perlahan.

Baca juga: Modifikasi Toyota Fortuner VNT Ala Mahasiswa Pecinta Anime

“Kalau dari fairing itu desain sendiri, untuk cetak menggunakan bahan fiber dan pembuatannya saya minta bantuan ke bengkel mobil yang sudah dikenal. Fairing roket ini juga mudah karena sistemnya plug n play. Terus untuk knalpot itu custom freeflow dan jok modif style sandan. Kalau untuk rangka dan mesin masih standar bawaan pabrik. Lalu, untuk bagian setang itu saya pakai punya motor Viar tiga roda,” lanjut Bowie.

Bicara soal hasil modifikasi, Bowie sudah melakukan sekitar 2 tahun dan banyak percobaan trial and error dan dirinya mengungkapkan puas dengan hasil modifikasinya tersebut.

“Iya selama dua tahun ini saya sudah mencoba banyak ubahan trial and error termasuk penggunaan cat hasil kurang maksimal. Sebenarnya motor saya ini masih banyak yang harus dikerjakan seperti cat pelek, bodi belakang, dan sepatbor depan. Tetapi, untuk sekarang saya puas dengan hasil modifikasi yang saya lakukan ini,” tutup pemuda ramah itu.

Berita Terkait

Berita Terkait