Pakai Tips Instruktur Roda 2 Agar Motoran Saat Puasa Tetap Lancar

Pakai Tips Instruktur Roda 2 Agar Motoran Saat Puasa Tetap Lancar

KabarOto.com - Bulan suci Ramadan tahun 2021 kali ini menjadi bulan puasa kedua kalinya dijalankan pada saat pandemik Covid-19. Pada saat menjalankan ibadah puasa tentunya mobilitas sehari-hari dengan kendaraan roda dua juga harus tetap dijalankan.

“Roda dua hingga saat ini masih menjadi kebutuhan wajib sebagian besar masyarakat untuk mobilitas sehari-harinya, apalagi di saat bulan puasa ini stamina kita harus fit agar aman dan selamat sampai di tujuan, maka dari itu kita akan sedikit berbagi panduan berkendara yang aman saat puasa,” ujar Oriansah. M selaku Instruktur Yamaha Riding Academy area Bangka sekaligus Area Control Marketing CV. Sumber Jadi (Main Dealer Yamaha Bangka Belitung).

Baca juga: Punya Keunggulan Berbeda-beda, Ini Pilihan Oli Motor Matik

Berikut beberapa tips berkendara saat puasa :

1. Konsumsi sahur yang bernutrisi

Diwajibkan untuk makan sahur dengan porsi yang cukup agar bisa mengisi tenaga selama 13-14 jam. Saat makan sahur perbanyak makanan yang mudah sekali mengenyangkan dan efeknya cukup lama.

Sobat KabarOto bisa mengganti nasi putih dengan nasi merah yang mengandung banyak serat. Selanjutnya perbanyak buah dan sayuran agar pencernaan sehat. Terakhir dan tidak kalah penting, jangan lupakan protein, bisa didapatkan dari susu atau dari aneka jenis daging. Jangan lupa minum air putih saat sahur 3-4 gelas air, tujuannya agar tubuh tidak cepat dehidrasi pada saat dibawah terik sinar matahari.

2. Gunakan pakaian yang nyaman

Saat berada di luar ruangan, tubuh akan terpapar sinar matahari cukup lama. Kalau Anda menggunakan pakaian yang tidak nyaman, tubuh bisa jadi mudah berkeringat.

Misal saat menggunakan pakaian hitam atau jaket yang warnanya hitam. Warna ini akan menyerap panas dengan baik sehingga kondisi dehidrasi tidak bisa dihindari. Gunakan jaket dengan warna yang netral, lalu pakaian yang digunakan di dalam juga tidak terlalu panas serta berbahan lembut seperti katun.

3. Istirahat 15 menit sebelum berkendara

Banyak umat muslim yang berpuasa cenderung memanfaatkan waktu istirahat di sela-sela pekerjaan untuk tidur. Tipsnya, setelah tidur sebisa mungkin jangan langsung berkendara. Berikan jeda sekitar 15 menit untuk memulihkan konsentrasi terlebih dulu, setelahnya baru boleh berkendara. Jangan lupa juga untuk lakukan peregangan tubuh sebelum naik motor, agar kondisi badan tetap fit di perjalanan.

Baca juga: Terpaksa Berbuka Puasa Di Jalan Saat Riding Atau Touring? Ini Tipsnya

4. Sesuaikan kecepatan

Saat jam pulang kantor dan mendekati waktu berbuka, banyak pengendara terburu-buru untuk sampai rumah. Tantangan di jalan pun semakin beragam. Mulai dari ramainya pedagang di pinggir jalan sehingga timbul kemacetan, sampai dengan konsentrasi pengendara lain yang juga berkurang karena puasa.

Sudah sepatutnya, sebagai pengendara yang paham safety riding harus lebih berhati-hati. Atur kecepatan motor sesuai kondisi jalan. Bila bertemu kemacetan berkendaralah perlahan, tidak disarankan menyalip secara sembarangan.

5. Olahraga & istirahat yang cukup

Agar tubuh tetap fit saat bekerja di lapangan, jangan lupa untuk berolahraga setiap harinya atau seminggu 3-4 kali. Setiap pagi atau sore jelang berbuka sempatkan 15-30 menit untuk jogging atau angkat beban. Pola hidup yang sehat memang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, apalagi saat berpuasa.

Kita diharuskan untuk memenuhi kebutuhan tidur 6-8 jam setiap harinya. Jika merasa lelah dan konsentrasi berkurang, pastikan untuk segera beristirahat. Hentikan motor, buka helm dan lakukanlah peregangan tubuh. Bahkan bila benar-benar lelah, tidur akan lebih baik untuk mengembalikan kondisi tubuh Anda.

“Sudah sepatutnya kenali kondisi tubuh kita sendiri karena kemampuan tubuh manusia untuk berkendara tidak lebih dari dua jam apalagi dalam kondisi puasa, tentunya kemampuan kita berkurang dibandingkan kondisi normal. Utamakanlah keselamatan diri dan orang lain saat berkendara,” tutupnya.