Pasar Motor Indonesia 2025 Tembus 6,4 Juta Unit, Skutik Masih Jadi Raja Jalanan
Foto: KabarOto
KabarOto.com - Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) resmi merilis data penjualan sepanjang 2025. Meski situasi ekonomi global penuh tantangan, industri roda dua di dalam negeri berhasil mencatatkan pertumbuhan positif dengan total penjualan mencapai 6.412.769 unit.
Angka ini menunjukkan kenaikan tipis, atau sekitar 1,3 persen jika dibandingkan pencapaian 2024 yang berada di angka 6,33 juta unit. Tren positif ini membuktikan bahwa sepeda motor masih menjadi kebutuhan utama mobilitas masyarakat Indonesia, terutama untuk menunjang kegiatan produktif.
Baca Juga: Penjualan Motor Januari-November 2025, Semakin Dekat Target
Sepanjang 2025, selera konsumen Indonesia tidak banyak berubah. Motor jenis Skutik tetap mendominasi pasar dengan penguasaan mencapai 91,7 persen. Kepraktisan dan efisiensi bahan bakar menjadi alasan utama mengapa model ini jauh mengungguli segmen lainnya.
Sementara itu, segmen motor bebek atau underbone hanya menyumbang angka sebesar 4,46 persen, diikuti oleh segmen motor sport yang berada di angka 3,51 persen. Meski motor listrik mulai banyak terlihat di jalanan, kontribusinya dari anggota AISI (Honda, Yamaha, Kawasaki, Suzuki, TVS) secara keseluruhan masih berada di bawah angka 1 persen.
Ketua Bidang Komersial AISI yaitu Sigit Kumala, menyatakan bahwa pertumbuhan ini didorong oleh permintaan yang tetap kuat di wilayah luar Pulau Jawa. Selain itu, stabilnya perusahaan pembiayaan (leasing) dalam memberikan kredit motor turut menjaga daya beli masyarakat kelas menengah yang menjadi target pasar utama.

"Rata-rata per bulan penjualan sepeda motor domestik di angka 535.000 unit. Ini menggambarkan sepeda motor memang sangat dibutuhkan karena efisien dan efektif dipakai untuk memenuhi kebutuhan ekonomi maupun untuk leisure dan gaya hidup masyarakat kita," ujar Sigit Kumala.
Puncak penjualan tertinggi di tahun 2025 tercatat terjadi pada bulan Oktober, di mana dalam satu bulan saja terdapat lebih dari 590 ribu unit motor yang dikirim ke diler.
Selain sukses di pasar domestik, Indonesia juga memperkuat posisinya sebagai basis produksi global. Tercatat sebanyak 544.133 unit motor dalam bentuk utuh (CBU) telah diekspor ke berbagai negara sepanjang 2025.
Baca Juga: Penjualan Motor Juli 2025 Naik 15,3 Persen
"Tahun lalu diwarnai penurunan daya beli terutama di masyarakat ekonomi menengah dan mereka memilih membeli sepeda motor untuk menopang kegiatan ekonomi produktif mereka. Ini juga membuat market tahun lalu tetap tumbuh meski tidak besar," jelasnya.
Menatap tahun 2026, AISI optimis namun tetap waspada. Target penjualan untuk tahun ini dipatok pada angka 6,4 juta hingga 6,7 juta unit. Pihak asosiasi berharap stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga agar minat beli masyarakat tidak terganggu oleh isu kenaikan pajak atau inflasi global.
"Dengan mempertimbangkan berbagai kondisi dan tantangan yang potensial terjadi di tahun ini, kami memproyeksikan pasar sepeda motor domestik akan relatif stabil tahun ini di angka 6,4 juta - 6,7 juta unit,” pungkas Sigit Kumala.
Tags:
#Penjualan Sepeda Motor 2025 #Penjualan Sepeda Motor #Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI)