Penjualan Sepeda Motor Tahun 2025, Tembus 6,4 Juta Unit

Kipli
Kipli
Rabu, 14 Januari 2026
Penjualan Sepeda Motor Tahun 2025, Tembus 6,4 Juta Unit

Hasil Penjualan Sepeda Motor Sepanjang 2025, Ini Datanya

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat penjualan sepeda motor di Indonesia sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai 6.412.769 unit, atau tumbuh 1,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Angka ini berada dalam rentang proyeksi AISI yang sejak awal mematok target 6,4–6,7 juta unit. Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala, menilai capaian tersebut menegaskan peran sepeda motor sebagai moda transportasi paling efisien bagi masyarakat.

"Rata-rata per bulan penjualan sepeda motor domestik di angka 535 ribu unit. Ini menggambarkan sepeda motor memang sangat dibutuhkan karena efisien dan efektif dipakai untuk memenuhi kebutuhan ekonomi maupun untuk leisure dan gaya hidup masyarakat kita," ujar Sigit.

Baca Juga: Opsen Pajak Berlaku, Bagaimana Nasib Penjualan Sepeda Motor 2026?

Struktur pasar sepeda motor domestik sepanjang 2025 masih didominasi segmen skutik. AISI mencatat skutik menyumbang 91,7 persen dari total penjualan sepeda motor baru.

Sisanya berasal dari segmen underbone sebesar 4,46 persen, motor sport 3,51 persen, sementara kontribusi sepeda motor listrik masih berada di bawah satu persen.

Dominasi skutik ini mencerminkan preferensi konsumen Indonesia terhadap kendaraan yang praktis, hemat, dan mudah digunakan, untuk menunjang mobilitas harian. Di tengah tekanan ekonomi, karakter tersebut membuat sepeda motor tetap menjadi pilihan utama masyarakat.

Baca Juga: Skuter Matik Masih Jadi Primadona Pengguna Indonesia Sehari-hari

Stabilitas pasar sepeda motor nasional juga ditopang oleh kuatnya dukungan industri pembiayaan. Sekitar 65 persen pembelian sepeda motor dilakukan melalui skema kredit, sehingga lembaga pembiayaan berperan penting sebagai penopang permintaan.

"Dengan pendanaan yang relatif kuat dan sehat, masyarakat berkesempatan untuk mendapatkan kemudahan saat ingin membeli sepeda motor," kata Sigit.

Selain itu, pertumbuhan permintaan di luar pulau Jawa mampu mengkompensasi penurunan penjualan di Pulau Jawa. Kinerja positif sektor komoditas di daerah luar Jawa, menjadi penyeimbang melemahnya daya beli wilayah Jawa yang sepanjang 2025 menghadapi tekanan ekonomi.

Tags:

#Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) #AISI #Penjualan Motor Matik #Penjualan Motor

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan