Pengendara Kurang Senang Dengan Penggunaan Run Flat Tire

Pengendara Kurang Senang dengan Penggunaan Run Flat Tire Model Run Flat Tire (foto:autogo.ca)

Mungkin sebagian dari anda pernah mendengar tentang manfaat dari penggunaan run flat tire yang dirancang untuk memungkinkan kita bisa terus melaju hingga 50 mil jauhnya ketika terjadi kerusakan dari luar, baik itu dikarenakan tusukan atau hal-hal lain.

 

inilah salah satu run flat tire (foto:autogo.ca)

Kelebihan dari penggunaan run flat tire itu memang benar adanya, mereka membuat penemuan yang menarik untuk kepentingan keamanan dan kenyamanan pengendara. Tetapi sebenarnya banyak pengendara cenderung kurang senang dengan dampak lain dari kelebihan penggunaan run flat tire itu sendiri. 

Menurut penelitian terbaru oleh JD Power seperti yang dilaporkan laman Autoguide, pelanggan yang menggunakan rin flat tire kurang puas secara keseluruhan dan malah mengganti ban lebih sering dalam dua tahun pertama kepemilikan kendaraan itu sendiri, daripada pelanggan yang tidak memakai ban tipis. Laporan itu mengatakan tingkat penggantian ban ini sedikit lebih tinggi 10 persen pada tahun pertama kepemilikan kendaraan.

Pengguna ban ini melaporkan penggantian ban tersebut bisa berbanding tujuh persen dengan pengguna ban biasa. Perbedaan menjadi lebih besar pada tahun kedua kepemilikan, di mana 27 persen dari pengguna ban kecil mengganti setidaknya satu ban, dibandingkan dengan 16 persen dari pengguna ban tebal. 

"Ini penting bahwa mobil dan produsen ban bisa mengatasi kekurangan dan menyampingkan isu-isu yang masih belum memenuhi harapan pelanggan," kata JD Power direktur otomotif global Brent Gruber. "Pelanggan pasti berharap bahwa run flat tire tidak akan bermasalah, harusnya memiliki kelebihan untuk memberikan kenyamanan yang lebih daripada ban model lain" tambahnya.

Sangat mudah sebenarnya untuk menjelaskan mengapa pelanggan pengguna ban tipis merasa tidak puas. Pelanggan pasti berharap agar ban yang mereka gunakan bisa lebih kuat dan tahan dari tusukan ataupun kerusakan lain dari luar. Ban tersebut harus lebih keras tetapi juga memiliki bobot yang ringan, karna jika ban lebih berat dapat mempengaruhi tingkat pemakaian bahan bakar kendaraan.

Selain itu, pengalaman yang dikeluhkan pengguna ban tipis ini karena jika mengalami tusukan atau kerusakan dari luar, untuk proses perbaikannya tidak mudah. Karena perbaikan pada run flat tire yang rusak harus dibawa ke toko yang khusus. Jika memilih untuk tidak diperbaiki, tentu saja harus menggantinya dengan ban yang baru, karna tidak bisa ditambal. Masalah lain adalah tentu dari segi harga, Rata-rata harga run flat tire ini biasanya sekitar 33 persen lebih mahal dari ban yang biasa.

Baca juga: