Penuturan Iman, Juri Agility Competition Serie 4

Abdi Kurniawan
Abdi Kurniawan 13 Oct 2015 - 05:52
Penuturan Iman, Juri Agility Competition Serie 4
Disini para peserta ditantang untuk menaklukan track offroad permanen yang dibuat oleh ahli offroad dari Jeep Station Indonesia (JSI). (Foto: KabarOto/Bimo Hariyadi)

Jeep Station Indonesia (JSI) Agility Competition Serie (ACS) 4 telah usai. Di dalam pertandingan ini ada yang kalah dan ada yang menang. Iman, Ketua Dewan Juri, dengan gamblang menuturkan kepada kabaroto tentang penilaian juri ACS series 4 ini.

Agility Competition Series 4, 2015 yang dibuat Jeep Station Indonesia (JSI) dinilai positif bagi sebagian besar peserta dan racing commite. Betapa tidak, disini para peserta ditantang untuk menaklukan track offroad permanen yang dibuat oleh ahli offroad dari Jeep Station Indonesia (JSI). Sesuai dengan namanya Agility yang berarti kelincahan, bukan berarti peserta harus mengencangkan speednya melainkan harus mengedepankan 5 K. Apa saja 5 K tersebut? Ketelitian, ketangkasan, keterampilan, kesabaran dan kerjasama tim antara pengemudi dan navigator. Karena dilintasan ini ada 60 cone berwarna merah yang ada dilintasan dan harus dihindari, apabila menyentuhnya hingga jatuh bahkan terlindas peserta akan dikenakan pinalti dan kehilangan 5 point.

Menurut Iman, Ketua Dewan Juri JSI Garansindo Cup Agility Competition series 3 dan 4 ini konsep Agility ini merupakan yang terbaru di dunia offroad, peraturannya pun juga baru. Biasanya menurutnya, dalam offroad mengejar kecepatan, tapi di Agility ini lebih kepada ketangkasan pengemudi.

“Di Agility ini speed tidak berpengaruh yang penting itu gimana dalam mengendarai mobil di lintasan, ketepatan waktu ketangkasan dan skill. Speednya tidak terlalu kencang dan tidak terlalu lambat,” terang pria yang sejak tahun 2003 mengendarai willys ini.

Berbicara masalah track, Ia mengatakan jika track ini merupakan track buatan yang secara keragaman lintasannya cukup untuk Jeep standard dan yang pro modifikasi.

“Track di Agility ini sudah bagus, hanya penambahan handycaft dan cone saja yang perlu di eksplore lagi, tapi over all cukup untuk Jeep pro modifikasi dan standard,” terang pria yang tergabung dalam komunitas Jeep Galunggung ini dan yang telah mendapat lisensi IMI.

Baca Juga: