Penyebab Setir Mobil Berat dan Cara Mengatasinya

Abdi Kurniawan
Abdi Kurniawan 17 Oct 2016 - 08:11
Penyebab Setir Mobil Berat dan Cara Mengatasinya
Ada Beberapa Sebab yang membuat Setir menjadi berat ( Foto : Istimewa)

Saat mengemudi terkadang kita merasakan setir berat, padahal mobil yang kita kendarai sudah menggunakan power steering. Tentu ini akan menggangu kita dalam mengemudi, karena setir berat bisa mengakibatkan banyak hal, tangan menjadi pegal dan keseleo, akselerasi yang tidak sempurna, belok pun terasa berat. Ada beberapa penyebab yang membuat power steering menjadi berat.

1. Cairan Power Steering Berkurang. Sepele, namun ini biasanya yang menjadi masalah, karena kekuatan power steering tidak akan berfungsi dengan baik jika cairan ini berkurang. Karena cairan ini akan memberi tekanan yang besar pada piston dan jika berkurang makan kinerja piston akan menurun. Ini yang banyak terjadi.

2. Rusaknya Power Steering Belt. Sabuk Power Belt juga bekerja untuk mendukung power steering, fungsinya untuk memulai dan menghentikan putaran. Ini merupakan komponen yang paling mudah rusak dalam power steering, rusaknya bisa putus atau longgar.

3. Rusaknya Rak Kemudi

Bagian utama dari kemudi mobil ini biasanya bekerja sama dengan sistem power steering. Penggunaan dalam waktu lama bisa membuat rak kemudi aus atau rusak. Biasanya kalau mengalami kerusakan mobil jadi susah diarahkan pada saat pertama dinyalakan. Tapi kalau mobil sudah dihidupkan ini akan hilang, semakin hangat mobil akan mebuat rak menjadi panas dan pelumas akan bekerja semakin merata sehingga power steering mudah digunakan.

4. Ban Kurang Angin. Yang membuat setir menjadi berat bukan hanya karena power steering, ban yang kurang angin juga bisa menjadi kendalanya.

Nah jika itu terjadi, maka langkah mudah yang dapat anda lakukan sendiri tanpa harus ke bengkel adalah yang pertama cek tekanan angin pada ban sesuai dengan petunjuk yang tertera pada samping kemudi. Tekanan ban bisa membuat setir menjadi berat.

Yang kedua adalah memeriksa cairan power steering yang terdapat di sekitar silinder reservoir dekat salah satu ujung power steering belt. Disitu terdapat label yang jelas dan bisa dibaca. Biasanya terbuat dari plastik, atau ada juga yang berbahan dasar logam.

Jaga selalu tingkat cairan dan usahakan dalam keadaan normal. Cairan normal berwarna merah tua, namun jika berwarna sedikit lebih gelap, anda harus menggantinya.

Memeriksa belt pada power steering. Power steering belt harus memiliki kekakuan atau ketegangan yang tepat dan pada saat dimainkan tidak melenceng lebih dari 1 inchi atau tiga perempat.

Tekan belt dengan menggunakan ibu jari untuk memeriksa ketegangannya. Anda bisa memastikan kondisi sabuk dan idealnya sabuk atau belt tidak terdapat rumbai-rumbai di bagian tepinya, dan tidak rusak atau retak.

Baca Juga: