"Perang Gaji" Antar-pebalap Bakal Terjadi di MotoGP 2019

Ballian Siregar
Ballian Siregar 10 Jan 2018 - 16:23
"Perang Gaji" Antar-pebalap Bakal Terjadi di MotoGP 2019
Kontrak 12 pebalap MotoGP berakhir di pengujung 2018.(autosport.com)

KabarOto.com - Kontrak pebalap MotoGP semuanya 12 orang dari enam tim pabrikan berakhir di pengujung tahun ini. Itu artinya, akan ada kontrak baru yang memungkinkan terjadinya perang gaji untuk menghadapi MotoGP 2019.

Bos Tim Yamaha, Lin Jarvis dikutip autosport.com, Rabu (10/1/2018) menyatakan, enam pabrikan motor harus mengambil tindakan guna memastikan tidak terjadi perang gaji di masa datang.

Baca Juga: Komentar Rossi Soal Motor Baru Yamaha untuk MotoGP 2018

Kedatangan Tim KTM pada balapan MotoGP 2017 bersama Suzuki, Aprilia, Yamaha, Honda dan Ducati, telah menambah jumlah tim pabrik menjadi enam. Musim MotoGP 2014, jumlahnya hanya tiga.

Bos Yamaha Lin Jarvis yakin dengan bertambahnya tim-tim pabrikan yang terlibat dalam kejuaraan MotoGP itu, akan membuat pasar pebalap semakin panas.

"Semua pabrikan perlu bekerjasama menghentikan hal-hal yang tak terkendali. Ini semua menjadi konsen enam pabrikan," kata Jarvis.

Baca Juga: Ini Jadwal Resmi MotoGP 2018

Menanggapi pendapat Jarvin, bos KTM Pit Beirer mengatakan, "Kami tak pusing dengan itu sebab kami tidak mengontrak seorang "superstar", melainkan fokus membina talenta muda yang bermain di Moto2, Moto3 dan Red Bull Rookies Cup."

6 Tim MotoGP Kontrak Pebalapnya Berakhir 2018

1. Repsol Honda
Marc Marquez
Dani Pedrosa

2. Movistar Yamaha
Valentino Rossi
Maverick Vinales

3. Ducati Team
Jorge Lorenzo
Andrea Dovizioso

4. Suzuki
Andrea Iannone
Alex Rins

5. KTM
Bradley Smith
Pol Espargaro

6. Aprilia Gresini
Aleix Espargaro
Scott Redding