Perhatikan Ini Sebelum Mengendarai Motor Di Era New Normal

Perhatikan Ini Sebelum Mengendarai Motor di Era New Normal

KabarOto.com - Pandemik Covid-19 masih mengancam masyarakat Indonesia. Sampai saat ini, virus mematikan tersebut belum ada obat dan juga vaksinnya. Pemerintah sudah mulai melonggarkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menuju new normal.

Namun kasus penyebaran virus ini masih tetap bertambah, trendnya positif dan naik. Saat ini yang menjadi perhatian adalah, bagaimana masyarakat hidup berdampingan dengan virus Corona, tanpa tertular.

Baca Juga: Tips Ala Instruktur Safety Riding Agar Selalu Prima Saat Mengendarai Motor

Salah satunya saat menggunakan sepeda motor ketika beraktivitas. Johannes Lucky, Manager Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM) mengatakan, harus beradaptasi dengan kebiasaan baru, yaitu safety and healthy riding.

"Kita dituntut untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru, perubahan sikap berkendara dengan menerapkan protokol kesehatan," terang Lucky, saat Ngobrol Virtual dengan jurnalis, Selasa (4/8).

Ada tiga hal yang mesti diperhatikan, yaitu pre-riding berkendara sesuai kebutuhan, regulasi dan juga kesehatan. Untuk berkendara sesuai kebutuhan, menurut Lucky perhatikan terlebih dahulu, penting atau tidak. "Kalau seandainya meeting, bisa pakai online atau tidak," terangnya.

Jika memang harus berkendara, pastikan riding gear lengkap, mulai dari helm, jaket, sarung tangan sampai menggunakan masker. "Masker ini kini menjadi riding gear yang utama. Harus tetap digunakan," tambah Lucky.

Baca Juga: Honda Ajak Masyarakat Di Jakarta Dan Tangerang Ikuti Pelatihan Safety Riding

Regulasi menjadi poin penting kedua. Perhatikan zona daerah tempat tujuan berkendara, misalkan di mall atau daerah dengan zona merah. "Zona merah atau hijau tempat yang akan kita singgahi. Kalau merah, protokol kesehatan mesti diperketat," terang Lucky.

Dan, paling penting selanjutnya, harus diperhatikan adalah cek kondisi tubuh, sehat atau tidak. Jika kondisi tubuh dalam kondisi yang kurang baik, lebih baik urungkan niat untuk berkendara motor. "Jangan dipaksakan kalau suhu tubuh naik, pilek, batuk atau sesak napas," tegasnya.

Usahakan kondisi kendaraan dalam keadaan prima. Bensin terisi dengan penuh, ban dalam kondisi yang baik serta mesin prima. "Sebisa mungkin meminimalisir kontak langsung di pom bensin atau bengkel ketika melakukan pengecekan kondisi kendaraan," tambah Lucky.