Porsche 911 GT2 RS Flachbau RS: One-Off Slantnose 'Moby Dick'

Selasa, 18 Agustus 2026
Porsche 911 GT2 RS Flachbau RS: One-Off Slantnose 'Moby Dick'

Porsche 911 GT2 RS Flachbau RS

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Siapa bilang impian punya mobil yang benar-benar tiada duanya cuma bisa pasrah sama katalog standar pabrikan? Bagi seorang kolektor setia Porsche, impian tampil beda diwujudkan secara brutal namun elegan. Lewat divisi kustomisasi eksklusif Sonderwunsch dan berkolaborasi dengan pakar performa Manthey, Porsche merilis sebuah masterpiece bernama 911 GT2 RS Flachbau RS (Type 991.2).

Mobil satu-satunya di dunia alias factory one-off ini berhasil mengubah basis GT2 RS Weissach Package 2018 jadi monster lintasan berparas slantnose ala legenda balap 935 'Moby Dick'.

Kehadiran unit ini sekaligus menjawab teka-teki misterius saat Porsche mendaftarkan paten nama 'Flachbau' dan 'Flachbau RS' di European Patent Office pada Mei 2025. Penasaran bagaimana proses dan detail pengubahan sedan super langka ini? Yuk, kita bedah tuntas!

911 GT2 RS Flachbau RS

Baca Juga: Porsche 911 GT3 100 Jahre Nurburgring, Koleksi Terbatas 100 Unit!

Sentuhan Hidung Pipih ala Legenda Le Mans 935

Ciri paling mencolok dari Flachbau RS ada di bagian fascia depannya. Hidung mobil dibuat pipih (slantnose) khas era 1980-an, mengadopsi estetika Porsche 935/78 yang legendaris di ajang endurance Le Mans. Grant Larson, desainer Style Porsche yang memimpin proyek ini, merancang ulang spakbor depan menjadi lebih melandai lengkap dengan lubang kisi-kisi angin (louvres) untuk mereduksi tekanan udara di rumah roda.

Lampu utama bulat khas 911 ditanggalkan, diganti dengan sistem pencahayaan LED bertingkat tiga yang sangat ramping. Tinggi lampu dekat dan jauh hanya sekitar 4 cm, sementara lampu DRL dibuat sangat tipis di bawah 2 cm. Tampilannya makin sangar berkat baluran warna khusus Grand Prix White yang dipadukan dengan aksen grafik U-shaped karbon terekspos di area kap mesin.

911 GT2 RS Flachbau RS

Sayap Belakang Agresif dan Aerodinamika Manthey

Beralih ke sektor belakang, daya tekan (downforce) mobil ini ditingkatkan signifikan berkat penggunaan sayap belakang raksasa berpenopang leher angsa berbentuk S. Desain ini terinspirasi langsung dari Porsche 911 GT3 R rennsport (Type 992), namun dipasang 5 cm lebih tinggi.

Sayap belakang berpaten ini bisa diatur manual dalam tiga posisi. Pada setelan 'High Downforce' di kecepatan puncak 340 km/jam, wing ini sanggup menghasilkan downforce hingga 554 kg di poros roda belakang. Aerodinamika bawah mobil dipadukan sempurna dengan lip splitter depan, diffuser belakang racikan Manthey, serta velg belakang berpenutup aerodiscs karbon.

911 GT2 RS Flachbau RS

Diet Ketat 31,6 Kg dan Kabin Bergaya Spartan

Meskipun sektor mesin tidak diotak-atik atas permintaan pemilik, bobot mobil berhasil dipangkas hingga 31,6 kg. Pencapaian luar biasa ini diraih lewat pencopotan berbagai perangkat kenyamanan. Head unit Porsche Communication Management (PCM), sistem audio, bahan peredam suara, hingga karpet lantai ditiadakan demi mengejar bobot ideal.

Kabin bagian belakang kursi dicopot total dan disisakan plat besi warna Grand Prix White khas mobil balap murni. Kabel-kabel interior dibiarkan terekspos dengan pelindung khusus. Sebagai pelengkap keamanan jalan raya, komponen wajib seperti segitiga pengaman dipindahkan ke emergency box yang bisa dilepas dengan mudah saat hendak dipakai melibas sirkuit.

Baca Juga: Singer Sulap Porsche 911 Memadukan Karya Seni Louis Vuitton

Uji Ekstrem 150 Ribu Km hingga Nordschleife

Pengembangan 911 GT2 RS Flachbau RS tidak main-main. Tim lintas disiplin yang melibatkan Porsche Motorsport, Style Porsche, dan Manthey menghabiskan waktu hampir tiga tahun. Uji ketahanan sayap belakang dilakukan secara ekstrem, mulai dari tes vibrasi hidrolik, beban karung pasir, hingga pengujian Computational Fluid Dynamics (CFD).

Tiga unit prototipe diuji intensif melibas 50 lap di Sirkuit Nürburgring-Nordschleife dan pengujian endurance di Weissach mensimulasikan beban kerja setara 150.000 km penggunaan konsumen. Test driver Porsche, Lars Kern, mengonfirmasi bahwa mobil tetap sangat stabil dan presisi meskipun dipacu dalam kecepatan tinggi.

Tags:

#Porsche 911 GT2 RS Manthey #Porsche 911 GT2 RS Flachbau RS #Mobil Baru 2026 #Mobil Baru Porsche
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Kusnadi Chahyono

Jurnalis otomotif sejak 2003. Senang naik motor dan mengulas mobil baru terutama teknologi terbaru. Pendidikan jurnalistik di FISIP UPN VETERAN JAKARTA angkatan 1997. Suka foto event karena sudah bisa megang kamera sejak SMP. Jurnalis dan fotografer tahun 2003-2013 di majalah otomotif tertua dari Inggris Autocar Magazine franchise Indonesia yang dipegang MRA Group. Sempat di PR Agency selama satu tahun. Sebagai jurnalis di Dapurpacu.com pada tahun 2014-2017. Bisa menjadi host otomotif setelah bergabung di Otoblitz. Saat ini menjadi jurnalis di Kabaroto.com.
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan