Profil Porsche Panamera 4 E-Hybrid

Profil Porsche Panamera 4 E-Hybrid Foto: Porsche, Kipli

KabarOto.com - Porsche Panamera 4 E-Hybrid memiliki fitur motor listrik bertenaga 100 kW, dengan daya yang disuplai dari baterai 17,9 kWh yang lebih besar.

Powertrain listrik tersebut ditemani tenaga 325 dk dari mesin V6 twin-turbo 2.900 cc, dengan total tenaga 455 dk. Panamera 4 E-Hybrid baru dapat dikendarai tanpa emisi hingga 64 km menurut NEDC.

Tenaga tersebut disalurkan ke transmisi kopling ganda (PDK) 8 tingkat percepatan. Panamera 4 E-Hybrid membutuhkan waktu 4,4 detik (lebih cepat 0,2 detik dari generasi sebelumnya) untuk mencapai kecepatan 100 kpj dari posisi diam. Kecepatan tertingginya diklaim mencapai hingga 280 kpj (lebih tinggi 2 kpj dari generasi sebelumnya).

Sasis dan sistem kontrol baru juga hadir di semua model Panamera baru. Sistem kontrol generasi baru dan ban baru klaimnya memastikan peningkatan dinamika lateral dan mengemudi yang presisi.

Model Panamera E-Hybrid dilengkapi dengan tipe Platinum, yang menggabungkan fitur tipe dibawahnya dengan berbagai perlengkapan standar yang lebih lengkap.

Baca juga: Profil Porsche Cayenne E-Hybrid

Misalnya, pelek sport dengan desain baru berdiameter 21 inci yang dicat Platinum, knalpot sport Hitam, kaca privasi, trim jendela samping dalam warna hitam eksklusif, juga lampu belakang dengan desain eksklusif.

Panamera E-Hybrid diklaim menggunakan sel yang dioptimalkan dalam baterai baru mereka, dan menampilkan mode mengemudi yang telah disesuaikan untuk penggunaan energi yang lebih efisien.

Mobil ini menggunakan sistem E-Charge baru, mesin pembakaran internal menghasilkan lebih banyak energi yang dibutuhkan untuk mengisi baterai saat bepergian. Dengan cara ini, klaimnya tingkat kapasitas baterai selalu tetap tinggi, dan penggerak listrik dapat diaktifkan berdasarkan permintaan, misalnya saat memasuki area perumahan yang tenang di akhir perjalanan.

Panamera E-Hybrid menampilkan mode berkendara yang lebih cerdas, Hybrid Auto memastikan efisiensi maksimum setiap saat dengan menganalisis detail navigasi dan bahkan topografi dalam perjalanan.

Baca juga: Dibanderol Rp3 Miliaran, Porsche Cayenne E-Hybrid Dan Panamera E-Hybrid Meluncur Di Indonesia

Misalnya, saat memasuki jalan raya, sistem secara otomatis memungkinkan lebih banyak muatan yang diberikan ke baterai saat beralih ke pembakaran, jika ini kemudian diikuti oleh daerah perkotaan, sistem akan beralih ke penggerak yang lebih elektrik.

Mode Sport and Sport Plus pada Panamera E-Hybrid, fokusnya murni pada performa. Kedua sistem baterai menjaga kapasitas tetap siaga untuk memastikan daya tersedia. Dalam mode Sport Plus, baterai terisi lebih cepat melalui pemulihan dan pengisi daya onboard.

Sebagian besar pengemudi mengisi daya kendaraan mereka di rumah, sehingga soket listrik domestik atau industri konvensional cukup untuk mengisi daya semua model hibrida plug-in Porsche. Tergantung pada model kendaraannya, daya pengisian hingga 7,2 kW dapat dicapai dengan Porsche Mobile Charger Connect.

Dengan menggunakan kabel pengisian daya Mode 3, pemilik juga dapat mengisi daya di titik pengisian daya umum. Mobile Charger Connect menawarkan beberapa fungsi pengisian daya dan terdapat pengatur waktu.