PT. Wahana Makmur Sejati dan Komunitas Honda CB 150 Streetfire Komitmen Jaga Cagar Budaya Betawi

Alif Sowandono
Alif Sowandono 07 Oct 2015 - 10:25
PT. Wahana Makmur Sejati dan Komunitas Honda CB 150 Streetfire Komitmen Jaga Cagar Budaya Betawi
Para peserta Fun CB cultour Jakarta (foto: PT Wahana)

Main Dealer sepeda motor Honda wilayah DKI Jakarta dan Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) bersama komunitas Honda CB150 Streetfire berkomitmen menjaga cagar budaya Betawi. Sebanyak 80 anggota komunitas dari berbagai klub Honda CB150R Streetfire melakukan fun touring yang bertujuan mengenal lebih dekat budaya Betawi dengan tema “CB Fun Cultour”, pada Sabtu (03/10).

WMS menggandeng beberapa komunitas pengendara Honda CB150R Streetfire seperti Honda StreetFire Club Indonesia (HSFCI) Jakarta, Honda StreetFire Jakarta Club (HSFJC), Forum StreetFire Owner (FOSFOR) Jakarta, dan StreetFire Coffee Corner (SFCC) menyambangi Kawasan Cagar Budaya Betawi di Setu Babakan Jakarta. Kegiatan diawali dengan coaching clinic mengenai All New Honda CB150R Streetfire. Coaching clinic diberikan di Training Center milik WMS di Jatake, Kotamadya Tangerang.

Peserta Cul tour Jakarta berkumpul di setu Babakan, Jakarta (foto: PT Wahana)

Usai coaching clinic peserta meluncur ke Setu Babakan. Dengan tertib seluruh peserta melalui jalan dari Tangerang hingga Kawasan Cagar Budaya Betawi di Setu Babakan. Di Setu Babakan seluruh peserta menikmati suguhan budaya Betawi. Setu Babakan merupakan sebuah danau seluas 32 hektar yang dijadikan cagar budaya Betawi oleh Pemerintah DKI Jakarta. Beragam atraksi budaya seperti ondel-ondel, tari cokek, dan tanjidor digelar. Jangan lupa ditempat ini dapat ditemui beragam kuliner khas Betawi seperti kerak telor, bir pletok dan lainnya.

Simbolis penyerahan 2 tempat sampah (foto: PT Wahana)

Pada kesempatan ini peserta CB Fun Cultour memberikan 2 buah tempat sampah sebagai kegiatan sosial kali ini. “Dengan bantuan tempat sampah ini pengunjung dapat lebih menjaga kebersihan,” kata Andra Friandana, Head of Marketing Communication WMS. Nantinya tempat sampah tersebut akan diletakkan di sekitar Setu Babakan sehingga pengunjung akan mudah membuang sampah tambah Andra.

Agenda kegiatan komunitas seperti ini bertujuan mengenalkan kekayaan budaya lokal. “Sesekali kumpul bareng di tempat seperti ini agar komunitas lebih kenal budaya Betawi,” kata Agus Sigit selaku PIC Community Development WMS. Dengan mengenal budaya Betawi lebih dekat maka komunitas motor di Jakarta semakin terikat dan tertarik melestarikan budaya Betawi, tutup Sigit.

Baca juga: