KabarOto.com - Produsen motor asal China, QJMotor, kembali menunjukkan eksperimen teknologi mesin yang tidak biasa. Pabrikan tersebut mengajukan paten untuk rancangan mesin, secara tampilan menyerupai konfigurasi V-twin.
Tetapi hanya menggunakan satu silinder sebagai sumber penghasil tenaga. Dalam rancangan tersebut, dua silinder ditempatkan membentuk sudut sekitar 80 derajat dan terhubung ke satu poros engkol.
Baca Juga : Hongqi G919, SUV Mewah Mengusung REEV, Bakal Masuk Indonesia
Namun, hanya satu silinder yang menjalankan proses pembakaran secara normal, mulai dari langkah hisap, kompresi, pembakaran hingga pembuangan. Sementara itu, silinder kedua tidak memiliki fungsi pembakaran.
Piston kedua ini tetap bergerak mengikuti putaran poros engkol, tetapi dirancang sebagai penyeimbang saja, untuk mengurangi getaran yang menjadi karakteristik mesin satu silinder.

Menariknya, piston pada silinder nonaktif tersebut memiliki lubang yang memungkinkan udara melewatinya sehingga tidak menghasilkan kompresi. Piston itu juga tidak menggunakan ring piston.
Dengan konstruksi tersebut, QJMotor berupaya mendapatkan karakter mesin satu silinder yang lebih halus tanpa membutuhkan balance shaft tambahan. Konsep ini mengingatkan pada teknologi Supermono yang pernah dikembangkan Ducati pada era 1990-an.
Baca Juga : KTM 300 EXC Hardenduro 2027, Sudah Siap Main Ekstrem dari Pabrik!
Bedanya, QJMotor menggunakan piston kedua yang benar-benar bergerak sebagai pemberat untuk menyeimbangkan mesin. Paten tersebut sebenarnya bukan teknologi baru, karena pengajuan terkait sudah muncul sebelumnya.
Namun, aplikasi paten QJMotor di Amerika Serikat dipublikasikan pada 27 Agustus 2026. Belum diketahui apakah rancangan ini akan digunakan pada model produksi QJMotor atau merek lain di bawah naungan grupnya, termasuk soal kapasitas mesin dan model yang akan disematkan mesin ini.