Revisi Lagi Regulasi F1 2026, Atur Power Unit dan Balapan

Kusnadi Chahyono
Kusnadi Chahyono
Sabtu, 09 Mei 2026
Revisi Lagi Regulasi F1 2026, Atur Power Unit dan Balapan

Tim McLaren

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - FIA bersama para pimpinan tim dan produsen mesin Formula 1 baru saja menyepakati sejumlah perubahan evolusioner untuk regulasi musim 2026 dan 2027.

Dalam pertemuan daring yang digelar baru-baru ini, otoritas tertinggi balap mobil dunia tersebut fokus pada penyempurnaan kerangka kerja teknis guna menciptakan kompetisi yang lebih adil dan intuitif.

Langkah kali ini diambil setelah melakukan evaluasi mendalam terhadap paket aturan yang sebelumnya telah diuji coba pada gelaran Grand Prix Miami.

Baca Juga: Teknologi Maxdecal dan Kreativitas Erika Richardo Hiasi MFoS 2026

Salah satu poin krusial yang disepakati untuk musim 2027 adalah penyesuaian output tenaga pada unit pacu (Power Unit). FIA berencana meningkatkan tenaga mesin pembakaran internal (ICE) sebesar kurang lebih 50kW yang dibarengi dengan kenaikan aliran bahan bakar.

Sebagai penyeimbang, penggunaan tenaga dari Energy Recovery System (ERS) akan dikurangi nominalnya sebesar 50kW. Perubahan ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan performa sekaligus memastikan efisiensi energi tetap menjadi inti dari evolusi Formula 1.

Pihak FIA melaporkan bahwa implementasi aturan keselamatan yang diperkenalkan di Miami terbukti efektif dalam mengurangi masalah excessive harvesting atau pengumpulan energi berlebih. Hingga saat ini, tidak ditemukan masalah material atau kekhawatiran keselamatan yang signifikan dari penerapan aturan tersebut.

Keberhasilan ini menjadi fondasi kuat bagi FIA untuk terus menyempurnakan aspek teknis lainnya, termasuk revisi prosedur start dan penanganan kondisi lintasan basah yang lebih aman bagi para pembalap.

Selain fokus pada mesin, pertemuan tersebut juga membahas evolusi perangkat keras kendaraan agar lebih ramah bagi tim dan pengemudi.

Perubahan ini dirancang sedemikian rupa agar kompetisi tidak hanya mengandalkan keunggulan teknologi semata, tetapi juga kemampuan strategi dan manuver di lintasan.

FIA menegaskan bahwa masukan dari para pembalap F1 menjadi salah satu pertimbangan utama dalam merumuskan proposal final yang dipresentasikan dalam rapat tersebut.

Langkah selanjutnya akan melibatkan diskusi teknis lebih mendalam yang mempertemukan perwakilan tim dengan para produsen unit pacu.

Kelompok kerja ini bertugas untuk mematangkan detail teknis sebelum paket regulasi final diputuskan.

Baca Juga: Allan McNish Mulai Posisi Baru sebagai Direktur Balap di Audi

FIA ingin memastikan bahwa setiap perubahan yang dilakukan telah melalui kajian matang agar tidak ada celah regulasi yang bisa merugikan pihak tertentu saat aturan ini resmi diberlakukan secara penuh.

Setelah seluruh detail disempurnakan dan mendapatkan persetujuan dari produsen mesin melalui pemungutan suara, proposal ini akan dibawa ke hadapan World Motor Sport Council (WMSC).

Pengambilan suara secara elektronik akan dilakukan untuk meresmikan perubahan regulasi ini menjadi hukum tetap di Formula 1. Dengan transparansi dan kolaborasi lintas sektor ini, masa depan F1 diharapkan menjadi lebih kompetitif, aman, dan tetap relevan dengan perkembangan teknologi otomotif global.

Tags:

#F1 2026 #Regulasi F1 2026 #Regulasi Mesin F1 2026
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan