Risiko Nyeri Leher dan Punggung Hantui Jutaan Pengemudi

Edo Permanadhita
Edo Permanadhita 10 Apr 2018 - 09:22
Risiko Nyeri Leher dan Punggung Hantui Jutaan Pengemudi
Ilustrasi Nyeri Leher (Encrypted)

KabarOto.com - Menurut penelitian yang dilakukan Citroen dan British Chiropractic Association (BCA), jutaan pengendara berpotensi memiliki risiko nyeri leher dan punggung akibat dari posisi mengemudi yang salah.

Seperti dikutip dari laman Eveningexpress, Senin (9/04), Baru-baru ini BCA telah mengungkap bahwa lebih dari 5,5 juta pengendara di Inggris menderita nyeri yang berhubungan dengan mengemudi.

Dalam sebuah survei terhadap 2.066 orang dewasa di Inggris, sebanyak 80% mengatakan bahwa mereka menderita masalah punggung dan leher. Sebagian dari mereka atau sebanyak 13% percaya, bahwa mengemudi adalah pemicunya.

BCA mengatakan bahwa tubuh tidak dirancang untuk berada dalam posisi duduk terlalu lama, dan pengaturan kursi yang tidak tepat, dapat mengakibatkan ketegangan otot pengemudi.

Bukan itu saja, dalam beberapa kasus malah didapati dapat menghambat aliran darah dan timbul rasa nyeri. Rasa nyeri ini kemudia menjalar dari bahu, punggung, dan pinggang.

Posisi Duduk yang Salah

Tim Button, konsultan chiropractor dan ergonomis BCA, mengatakan, “Banyak pasien saya yang mengeluh sakit leher atau punggung saat mengemudi, terutama dalam perjalanan jauh, jadi penting bahwa orang-orang sadar akan cara terbaik untuk melindungi kesehatan punggung mereka saat berada di mobil mereka.”

Atas hal ini pun maka dia menyarankan bagi Anda yang sering mengemudi sebaiknya luangkan waktu untuk melakukan aktivitas fisik walaupun hanya sebentar. Sebab peregangan saat melakukan aktivitas fisik mampu menghilangkan ketegangan otot yang terjadi.

"Sebaliknya, kami juga menemukan bahwa mereka yang sering berjalan kaki atau mengayuh sepeda memiliki otot dan sendi yang lebih lentur," jelas Tim.

Editor : bimo