Rugi Besar di Proyek EV, Honda Fokus Garap 15 Mobil Hybrid Baru

Dian Tami Kosasih
Dian Tami Kosasih
Jumat, 15 Mei 2026
Rugi Besar di Proyek EV, Honda Fokus Garap 15 Mobil Hybrid Baru

Honda Fokus Garap 15 Mobil Hybrid Baru (Carscoops)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Raksasa otomotif asal Jepang, Honda, secara resmi mengumumkan perombakan besar dalam peta jalan produk globalnya. Langkah ini diambil setelah perusahaan menghadapi realitas pasar yang sulit dan kerugian finansial akibat investasi agresif pada sektor kendaraan listrik (EV).

Seperti dilansir Carscoops, Honda kini menempatkan teknologi hybrid sebagai pilar utama bisnis mereka. Pemicu utama dari perubahan ini adalah laporan keuangan yang mengejutkan. Pabrikan mencatatkan kerugian bersih tahunan sebesar ¥423,9 miliar atau sekitar Rp43 triliun. Hal ini merupakan kerugian pertama mereka sejak 1957.

Baca Juga: Siap Meluncur, Honda City 2026 Pakai Mesin Hybrid dan Desain Eksterior Baru

Kerugian tersebut sebagian besar dipicu oleh penghapusan nilai aset (write-down) senilai ¥1,57 triliun atau sekitar Rp160 triliun setelah pembatalan beberapa proyek EV.

Salah satu proyek yang paling disorot adalah penghentian pembangunan pabrik baterai senilai $11 miliar di Ontario, Kanada, serta penghentian pengembangan model EV kolaborasi dengan GM dan brand Afeela bersama Sony.

Sebagai komitmen baru, Honda berencana meluncurkan 15 model hybrid baru secara global sebelum akhir 2029. Fokus utama akan diberikan pada wilayah Amerika Utara, di mana permintaan konsumen terhadap kendaraan hybrid tetap kuat di tengah melambatnya adopsi EV murni akibat infrastruktur pengisian daya yang belum memadai dan perubahan kebijakan insentif di Amerika Serikat.

Honda juga memperkenalkan dua prototipe generasi terbaru, yakni Hybrid Sedan Prototype, dengan profil fastback lima pintu tajam. Model ini diyakini kuat sebagai pratinjau untuk generasi terbaru Accord atau Civic.

Selanjutnya terdpat Acura Hybrid SUV Prototype, atau kendaraan yang secara dimensi merujuk pada suksesor dari SUV mewah Acura RDX. Kedua model ini akan dibangun di atas arsitektur hybrid generasi terbaru yang dijadwalkan debut produksi pada 2027.

Arsitektur hybrid masa depan Honda diklaim akan membawa lompatan teknologi. Perusahaan menargetkan pengurangan biaya produksi hingga 30% dan peningkatan efisiensi bahan bakar lebih dari 10% dibandingkan standar 2023.

Baca Juga: Honda Square X125 Kapan Rilis di Indonesia? Cek Dulu Harga di Tiongkok dan Vietnam

Untuk menjaga stabilitas arus kas pasca kerugian besar, Honda juga mengambil kebijakan untuk memperpanjang siklus hidup (lifecycle) model populer yang ada saat ini, seperti Odyssey generasi terbaru dan Acura MDX.

CEO Honda, Toshihiro Mibe, menegaskan bahwa meski mereka mengerem laju EV, visi netralitas karbon pada 2050 tetap tidak berubah. Namun, Honda kini memilih pendekatan lebih pragmatis dengan memanfaatkan teknologi hybrid e:HEV yang sudah terbukti secara komersial untuk mendanai transisi jangka panjang menuju elektrifikasi total di masa depan.

Tags:

#Mobil Hybrid Baru #Mobil Hybrid Honda #Mobil Listrik Baru
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan