KabarOto.com - Mobil hybrid telah menjadi salah satu solusi mobilitas ramah lingkungan yang digemari masyarakat selain listrik murni, namun memang belum semua lapisan masyarakat paham cara merawat mobil tipe hybrid.
Gejala 'Knocking' Merugikan Kantong Pemilik
Dewa dari bengkel Curb Motorsport di kawasan Ciseeng, Jawa Barat bilang, andai bensin dengan nilai oktan lebih rendah tetap dipakai pada mesin hybrid, justru akan terbakar sendiri sebelum busi memercikkan api sesuai siklus kerja mesin, alias knocking atau detonasi. "Gejala knocking terjadi karena penggunaan BBM oktan rendah memicu pembakaran tidak sempurna," katanya.
Alhasil, mesin kehilangan tenaga alias ngempos dan membuat pengemudi memaksakan menekan pedal gas lebih dalam supaya mendapatkan tenaga sesuai kebutuhan. Gejala knocking atau detonasi merupakan masalah serius yang tidak boleh dibiarkan.
Baca Juga: Mesin Rotary yang Ikonik, Memahami Pro Kontra Jangan Cuma Mitos

"Ciri-ciri knocking atau detonasi adalah terdengar suara mengelitik saat pedal gas diinjak sehingga gejala ini kerap disebut sebagai ngelitik. Suara ini akan terdengar kian jelas dalam kondisi berat sehingga butuh tenaga besar, seperti ketika muatan penuh, menyalip kendaraan lain, atau di jalan menanjak," ujarnya.
Mobil diisi muatan penuh oleh penumpang dan barang, kondisi berkendara dinamis melewati jalan macet dan lancar, serta kebutuhan melewati jalan mendaki di wilayah pegunungan. Tidak hanya kesulitan mengendarai mobil karena tenaga berkurang, konsumsi BBM juga tidak efisien.
Baca Juga: Bahaya, Kiat Agar Hewan Ogah Masuk ke Ruang Mesin Kendaraan
Deposit Kotoran Muncul di Dalam Ruang Bakar
Pembakaran tidak sempurna memicu timbulnya deposit kotoran di dalam ruang mesin yang akan mempengaruhi kinerja mesin. Ditambah, suhu ruang mesin ikut naik akibat kinerja komponen mesin tidak sesuai kebutuhan.
Dalam jangka panjang, dapat mempercepat kerusakan komponen mesin. Kalau dibiarkan, mesin akan jebol dan wajib turun mesin yang membutuhkan biaya besar. Oleh karena itu, pastikan untuk selalu memanfaatkan bensin dengan nilai oktan sesuai rekomendasi.
