KabarOto.com - Sesi kualifikasi Formula 1 Barcelona-Catalunya yang berlangsung pada Sabtu (13/6) berakhir dengan penuh drama dan catatan sejarah baru. Pembalap Mercedes, George Russell, sukses mengamankan pole position dalam penampilan spektakulernya di Spanyol.
Keberhasilan ini menjadi sangat monumental bagi Russell karena bertepatan dengan perayaan balapan ke-100 dirinya bersama tim Mercedes, sekaligus menandai pole ke-150 bagi tim pabrikan asal Jerman tersebut di ajang F1.
Strategi ban Soft di Kualifikasi
Kondisi lintasan di Barcelona menjadi tantangan ekstrem bagi seluruh pembalap sepanjang sesi akibat cuaca panas yang menyengat. Suhu udara yang mencapai 31°C dan suhu lintasan yang menyentuh angka 51°C membuat tingkat degradasi ban menjadi sangat tinggi.
Baca Juga: Eror Sistem FOM: Pierre Gasly Rebut Kembali Podium F1 Monaco 2026
Akibatnya, setiap set ban Soft yang digunakan para pembalap praktis hanya efektif untuk melakukan satu kali flying lap, yang memaksa setiap tim memutar otak demi strategi terbaik sejak kualifikasi pertama (Q1).
Saya melakukan reset besar-besaran menjelang akhir pekan ini, dan setiap lap sejak awal kami selalu berada di dua posisi teratas,
ujar George Russell dengan penuh rasa puas setelah mengunci posisi start terdepan.
Pembalap asal Inggris tersebut mencatatkan waktu tercepat 1:14,679 detik di sesi Q3.
"Tentu kami senang dengan pole position ini, tetapi poin baru akan dicetak besok. Balapan akan berjalan panjang dengan degradasi ban yang tinggi," tambah Russell mengenai tantangan balapan utama esok hari.
Ketangguhan Russell mendapat kawalan ketat dari mantan rekan setimnya yang kini membela Scuderia Ferrari HP, Lewis Hamilton. Pembalap veteran Inggris tersebut berhasil membelah dominasi Mercedes dengan mengamankan posisi start kedua, hanya terpaut tipis 0,064 detik dari Russell.
Keberhasilan Hamilton menembus baris terdepan membuktikan bahwa paket peningkatan komponen (upgrade) pada mobil SF-26 miliknya berfungsi dengan sangat optimal di lintasan.
Saya sangat senang dengan hasil hari ini. Memulai dari baris depan di Barcelona adalah hasil yang luar biasa, terutama setelah awal akhir pekan yang cukup sulit,
ungkap Lewis Hamilton setelah sesi kualifikasi berakhir.
Hamilton mengaku sempat kesulitan dengan keseimbangan mobil pada sesi latihan bebas, namun perubahan setelan setelah FP3 terbukti ampuh.
"Tim melakukan pekerjaan hebat dan peningkatan mobil bekerja sesuai harapan. Semoga kami bisa bertarung dengan Mercedes dan tetap berada di depan," lanjut Lewis optimis.
Melengkapi dominasi mesin Mercedes di baris depan, pembalap muda Andrea Kimi Antonelli sukses mengamankan posisi ketiga.
Pembalap belia Italia tersebut tampil impresif meskipun mengakui sempat kesulitan menjinakkan karakter sirkuit Catalunya yang sangat menyiksa ban.
Kimi Antonelli akan Jegar Ferrari
Kehadiran Antonelli di posisi ketiga memastikan Mercedes memiliki keunggulan strategis yang sangat besar untuk menghadapi gempuran Ferrari dan tim rival lainnya saat lampu start padam.
"Ini merupakan akhir pekan yang lebih sulit di pihak saya dibandingkan balapan-balapan terakhir. Saya merasa seperti mendorong terlalu keras di kualifikasi dan di sektor terakhir, saya bisa merasakan catatan waktu mulai merosot," jelas Kimi Antonelli secara terbuka.
Kendati demikian, Antonelli tetap melihat peluang besar dari posisi start ketiga.
"P3 bukan posisi yang buruk untuk memulai, dan balapan besok akan berjalan sangat panjang. Sangat penting untuk menjaga ban dan mengatur ritme berkendara," tuturnya.
Baca Juga: Jadwal F1 Spanyol 2026 Ada Latihan, Kualifikasi dan Balapan di Sirkuit Catalunya
Kontras dengan kegembiraan di garasi Mercedes dan sebagian garasi Ferrari, nasib sial justru harus menimpa Charles Leclerc.
Pembalap Ferrari asal Monako tersebut mengalami kecelakaan di Tikungan 4 pada awal sesi Q3 yang memicu berkibarnya bendera merah (red flag).
Insiden tersebut membuat Leclerc tidak bisa melanjutkan sesi dan terpaksa harus puas memulai balapan dari posisi kesepuluh pada Grand Prix sepanjang 66 putaran yang akan digelar hari Minggu besok.
Hasil Sesi Kualifikasi F1 Spanyol 2026
| Pos | Nama Pembalap | Tim | Catatan Waktu | Selisih Waktu |
| 1 | George Russell | Mercedes | 1:14,679 detik | — |
| 2 | Lewis Hamilton | Ferrari | 1:14,743 detik | +0,064 detik |
| 3 | Andrea Kimi Antonelli | Mercedes | 1:14,998 detik | +0,319 detik |
| 4 | Lando Norris | McLaren | 1:15,001 detik | +0,322 detik |
| 5 | Max Verstappen | Red Bull | 1:15,021 detik | +0,342 detik |
| 6 | Isack Hadjar | Red Bull | 1:15,077 detik | +0,398 detik |
| 7 | Oscar Piastri | McLaren | 1:15,090 detik | +0,411 detik |
| 8 | Liam Lawson | RB | 1:16,542 detik | +1,863 detik |
| 9 | Nico Hülkenberg | Audi | 1:16,657 detik | +1,978 detik |
| 10 | Charles Leclerc | Ferrari | 1:15,281 detik | +0,602 detik |
| 11 | Arvid Lindblad | RB | 1:15,840 detik | +1,161 detik |
| 12 | Gabriel Bortoleto | Audi | 1:16,001 detik | +1,322 detik |
| 13 | Franco Colapinto | Alpine | 1:16,191 detik | +1,512 detik |
| 14 | Pierre Gasly | Alpine | 1:16,261 detik | +1,582 detik |
| 15 | Oliver Bearman | Haas | 1:16,389 detik | +1,710 detik |
| 16 | Carlos Sainz Jr. | Williams | 1:17,827 detik | +3,148 detik |
| 17 | Esteban Ocon | Haas | 1:17,073 detik | +2,394 detik |
| 18 | Alexander Albon | Williams | 1:17,424 detik | +2,745 detik |
| 19 | Sergio Pérez | Cadillac | 1:17,545 detik | +2,866 detik |
| 20 | Valtteri Bottas | Cadillac | 1:17,757 detik | +3,078 detik |
| 21 | Lance Stroll | Aston Martin | 1:18,758 detik | +4,079 detik |
| 22 | Fernando Alonso | Aston Martin | 1:18,815 detik | +4,136 detik |