KabarOto.com - SANY Group memperkenalkan lini kendaraan listrik untuk sektor pertambangan dan logistik dalam ajang Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026.
Langkah ini menegaskan komitmen perusahaan dalam mengembangkan solusi transportasi berbasis energi ramah lingkungan.
Baca Juga: Ini Panduan Agar Sobat Nyaman Kunjungi Pameran Giicomvec 2026
Deputy General Manager and Director of Government Relations SANY Group, Saanjay Shamdasani, mengungkapkan bahwa perusahaan saat ini memprioritaskan pengembangan produk berbasis green energy, termasuk excavator dan dump truck listrik.
“Kami tidak hanya melanjutkan pengembangan yang sudah ada, tetapi juga mendorong hadirnya produk-produk baru berbasis energi hijau, seperti kendaraan listrik untuk berbagai kebutuhan industri,” ujar Saanjay di sela pameran.
Ia menambahkan, kehadiran SANY di Indonesia sejalan dengan arah kebijakan pemerintah yang mendorong efisiensi energi serta penurunan emisi di sektor industri, khususnya pertambangan dan logistik.
Baca Juga: Foton eTunland Dibanderol Rp780 Jutaan di GIICOMVEC 2026
Dalam pameran tersebut, SANY menampilkan truk listrik andalannya, SANY SE588, yang diklaim telah mulai beroperasi di Indonesia. Kendaraan ini dirancang untuk kebutuhan berat dengan kapasitas angkut hingga 120 ton, sehingga dinilai relevan untuk operasional di area tambang.
Dari sisi performa, SE588 dibekali baterai 588 kWh dengan jarak tempuh lebih dari 240 Km. Tenaganya mencapai 442 dk dengan torsi 1.370 Nm. Spesifikasi tersebut memungkinkan kendaraan melibas medan berat, termasuk tanjakan dengan kemiringan hingga 27 persen yang umum ditemui di area pertambangan.
Untuk menunjang operasional tanpa henti, SANY menghadirkan dua solusi pengisian daya. Pertama, teknologi fast charging yang mampu mengisi baterai dari 20 persen ke 80 persen dalam waktu sekitar 55 menit. Kedua, sistem battery swapping yang memungkinkan penggantian baterai hanya dalam waktu sekitar 5 menit.
Baca Juga: JAC Motors Tawarkan Jajaran EV dan Program Selama Giicomvec 2026
Fitur ini menjadi krusial bagi industri pertambangan yang membutuhkan tingkat utilisasi kendaraan tinggi. Selain itu, baterai yang digunakan diklaim 30 persen lebih ringan dibandingkan generasi sebelumnya, dengan daya tahan mencapai 2 juta kWh serta sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap debu dan air.
Tak hanya mengandalkan performa, SANY juga mengklaim truk listrik ini mampu menekan biaya operasional hingga 70 persen, terutama di tengah tingginya harga bahan bakar industri. Efisiensi energi yang lebih baik turut menjadi nilai tambah dalam mendukung keberlanjutan operasional.
Melalui inovasi tersebut, SANY membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah Indonesia untuk mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik di sektor industri. Perusahaan optimistis, elektrifikasi alat berat akan menjadi solusi jangka panjang dalam mendorong efisiensi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.
Baca Juga: Ada New Carry Box MBG, Ini Program Suzuki Indonesia Selama GIICOMVEC 2026
Kehadiran SANY SE588 sekaligus menandai bahwa transformasi menuju kendaraan listrik di sektor industri berat bukan lagi sekadar wacana, melainkan mulai diterapkan secara nyata di Indonesia.

