KabarOto.com - Bila informasi lalu lintas jalan raya terpantau dan terhubung kepada semua kendaraan roda dua yang tengah melintas di jalan, pasti lebih memudahkan pengendara. Kecelakaan lalu lintas bisa diminimalisir serta efisiensi pilihan rute bebas macet.
Konsep masa depan itu sudah didiskusikan pada pertemuan Connected Motorcycle Consortium Meets di Munich, pertengahan Oktober lalu. Tiga produsen otomotif; BMW Motorrad, Honda dan Yamaha, hadir membahas vehicle to vehicle (V2V) communication tersebut.
Hasilnya, ketiga pabrikan otomotif tersebut sepakat motor bisa saling tukar informasi lalu lintas ketika melaju di jalan raya. Tak hanya untuk satu merek, tetapi mencakup semua merek kendaraan roda dua.
Baca Juga:
Connected Motorcycle Consortium telah dibangun sejak beberapa tahun lalu oleh ketiga pabrikan besar tersebut. Bahkan, kabarnya konsorsium untuk vehicle to vehicle (V2V) communication itu mulai menarik minat pabrikan Kawasaki maupun KTM.
Saat pertemuan di Munich, sempat dihadirkan contoh produk motor yang dapat saling terkoneksi dan saling tukar informasi. BMW Motorrad misalnya, membawa R1200RS Connected Ride yang bersanding dengan Honda CRF1000L Africa Twin dan Yamaha Tracer 900 (FJ-09), yang kesemuanya dilengkapi sistem V2V.
Hasil pertemuan yang didukung ACEM, asosiasi pabrikan Eropa, menyebutkan, mereka berharap setiap anggota ACEM pada 2020 sudah melengkapi produknya dengan kemampuan C-ITS (Cooperative Intelligent Transport Systems).
Sistem itu memungkinkan kendaraan dapat melihat dan terlihat oleh kendaraan lain saat di jalan. Tujuannya, mengurangi kecelakaan lalu lintas, efisiensi pilihan rute bebas macet.
Nantinya, bukan lagi hanya antar-BMW Motorrad, Honda, dan Yamaha yang terkoneksi, tetapi semua kendaraan roda dua dapat saling berkomunikasi dan bertukar informasi lalu lintas.