Ssstt.. Kisaran Harga Untuk Generasi Keempat Suzuki Jimny Terungkap

Ssstt.. Kisaran Harga Untuk Generasi Keempat Suzuki Jimny Terungkap Suzuki Jimny di Telkomsel IIMS 2019

KabarOto.com - Sosok Suzuki Jimny di ajang Telkomsel IIMS 2019 sukses menyita perhatian pengunjung pameran. Sekilas tampilan memang mobil ini terlihat ikonik yang dipadukan dengan warna menarik sontak menggoda pecinta Jimny di Tanah Air.

Meski telah secara resmi ditampilkan, sayangnya pihak PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) masih enggan untuk memasarkan mobil legendarisnya itu.

Namun jika berangkat dari situs Badan Pajak dan Retribusi Daerah Pemprov DKI Jakarta terungkap 2 nomor baru dari 5 nomor terkait Informasi Nilai Jual Kendaraan Bermotor Suzuki untuk kategori Jeep.

Baca juga: Ini Lohh, Daftar Produk Terbaik Di Ajang Telkomsel IIMS 2019

Dalam situs tersebut terungkap untuk model baru dengan kode JB 424 berpenggerak 4x2 merupakan kode nomor milik Grand Vitara. Sementara untuk kode nomor ketiga yakni SN413V berpenggerak 4x4 merupakan milik dari Jimny generasi ketiga.

Terungkap pula dua kode nomor terakhir yakni dengan kode 6GVX berpenggerak 4x4, kuat dugaan sementara merupakan milik dari Jimny generasi keempat yang diproyeksi bakal segera masuk Indonesia. Dua kode nomor terakhir itu terbilang baru di daftar Informasi Nilai Jual Kendaraan Bermotor Samsat DKI Jakarta.

Dalam daftar tersebut tertulis bahwa Jimny bertransmisi otomatis dibanderol dengan harga Rp 256 juta, sementara untuk transmisi manualnya berbanderol Rp 246 juta.

Sebagai catatan, harga yang ditertulis di Samsat DKI Jakarta itu bukanlah harga resmi untuk Jimny terbaru. Harga tersebut berstatus off the road atau belum dikenakan biaya pajak.

Baca juga: Suzuki Jimny Terbaru Ikut Mejeng Di IIMS 2019

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak pabrikan terkait produk terbarunya tersebut. Namun menariknya inisiatif justru dilakukan lebih dulu oleh pihak diler.

"Kalau dari kami hingga saat ini belum bisa membeberkan secara rinci mengenai Jimny baru. Karena saat ini kami pun belum resmi memasarkan. Mengenai fenomena di lapangan terkait sudah ada yang membuka keran pemesanan, itu lebih kepada inisiatif pihak diler saja," pungkas Harold Donnel, Head of Brand Development and Marketing Research PT SIS.