Strategi Toyota Gandeng Universitas Tanah Air Untuk Pengembangan Kendaraan Listrik

Strategi Toyota Gandeng Universitas Tanah Air untuk Pengembangan Kendaraan Listrik Ilustrasi (TAM/TMMIN)

KabarOto.com - Sebagai kelanjutan dari peresmian fasilitas xEV Center, Toyota Indonesia berkolaborasi bersama Institusi Pendidikan dengan menggandeng Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia.

SDM tersebut terdiri dari generasi muda serta para pengajar beberapa Universitas di Indonesia untuk melakukan berbagai kegiatan riset. Tujuannya untuk memberikan alternatif solusi dalam mengembangkan pemahaman dan kemampuan di bidang elektrifikasi.

Hasil riset ini nantinya diharapkan dapat juga mendorong pengembangan industri yang berkelanjutan dan kesiapan SDM yang ada. “Keterlibatan berbagai Universitas di Indonesia membuat kontribusi terhadap Tanah Air sebagai pemain global menuju masa depan netralitas karbon,” ujar Bob Azam Corporate Affairs Director PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).

Sebagai bagian dari industri otomotif nasional, Toyota Indonesia meyakini bahwa keberhasilan era elektrifikasi di Indonesia dapat mendukung upaya peta jalan Pemerintah dalam mencapai target “Net Zero Emmission” di tahun 2060.

Baca Juga: Kemenperin Resmikan Fasilitas Pembelajaran Kendaraan Listrik Milik Toyota

Sejumlah universitas akan menyampaikan kegiatan riset yang telah dilakukan sebagai upaya tambahan untuk mengembangkan pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Tantangan dan hal-hal apa saja yang perlu disiapkan untuk mendukung keberhasilan perubahan menuju era elektrifikasi juga akan menjadi topik pembahasan.

Paparan riset ini akan dijelaskan secara langsung oleh perwakilan Akademisi dari beberapa universitas di Indonesia antara lain Universitas Indonesia (UI), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Udayana (UNUD), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Sebelas Maret (UNS).

Sebagai penutup, hasil riset akan dibawakan oleh perwakilan dari UNS yang akan menyampaikan penjelasan kegiatan riset baterai dalam mendukung potensi pengembangan baterai dalam negeri.

Baca Juga: Ada Apa Saja Di Fasilitas XEV Center Milik Toyota?

Diharapkan serangkaian aktivitas seminar dan riset ini, publik memperoleh gambaran secara umum potensi pengembangan pasar elektrifikasi di Indonesia.

“Hasil riset dari universitas baik mengenai ekosistem, BEV conversion, dan pengembangan baterai juga dapat menjadi bahan masukan ataupun pertimbangan bagi peta jalan dalam mewujudkan era elektrifikasi di dalam negeri, serta dapat mengidentifikasi beberapa tantangan yang dihadapi dalam menyiapkan kemampuan SDM, fasilitas, dan material,” tutupnya.