KabarOto.com - Marco Bezzecchi memulai balapan dari posisi pole di Sirkuit Mugello, sebelum akhirnya melakukan manuver penentuan pada lap ke-14, mengantarkannya meraih kemenangan pertama di Mugello.
Ini menjadi kemenangan ke-10 Bezzecchi di kelas utama MotoGP dan keempat musim ini, menjadikan 2026 sebagai musim tersuksesnya sejak debut di MotoGP.
Baca Juga: Pembalap Wanita Rachel Cia Resmi Gabung Honda Racing Indonesia
Kemenangan Terindah
Kemenangan di Mugello terasa luar biasa, sebuah mimpi yang saya miliki sejak kecil. Saya selalu datang ke sini bersama ayah, ibu, dan saudara perempuan saya untuk menonton MotoGP, dan saat itu saya bermimpi suatu hari bisa berada di lintasan ini sebagai pembalap,
ungkapnya.
Seiring waktu, mimpi itu berkembang menjadi keinginan untuk menang di Mugello. "Meraih kemenangan di sini menghadirkan perasaan yang sulit digambarkan, terlebih melihat para penggemar dan seluruh tim begitu bahagia dan terharu," kenang Bezzecchi.
Menariknya, 10 kemenangan tersebut diraih di 10 sirkuit berbeda, sebuah pencapaian yang sebelumnya hanya mampu dilakukan oleh Wayne Gardner, Freddie Spencer, dan Casey Stoner. Hasil di Mugello juga menjadi podium ke-24 Bezzecchi di kelas utama.
Baca Juga: Pilih Knalpot Harian dan Balap Enggak Bisa Asal, Ini Kata Ahlinya
Jorge Martin Lengkapi Kemenangan
Jorge Martín yang jadi rekan setim Bezz, juga mampu menjaga ritme kompetitif sepanjang balapan dan finis di posisi kedua, melengkapi hasil finis juara 2 di balap tersebut.
Saya sangat bahagia untuk tim dan untuk Marco. Melihat begitu banyak penggemar di bawah podium merupakan pemandangan yang luar biasa. Saya mengalami beberapa kesulitan selama balapan, tetapi saya tetap memberikan yang terbaik,
kata Martin.



