Sudah Tahu Belum Sob, Beda Kendaraan CKD Dan CBU

Sudah Tahu Belum Sob, Beda Kendaraan CKD dan CBU Ekspor CBU Yoyota (Toyota)

KabarOto.com - Mempertimbangkan berbagai macam hal saat hendak membeli mobil sangatlah wajar. Salah satunya pertimbangan sebelum meminang mobil adalah harga.

Harga mobil sendiri juga dipengaruhi banyak faktor, satu di antaranya adalah lokasi produksi mobil tersebut. Berbicara lokasi produksi mobil, dalam dunia otomotif dikenal dengan istilah CBU dan CKD. Dikutip dari laman resmi Wuling, berikut adalah penjelasan mengenai kendaraan CBU dan CKD.

Baca juga: Ekspor Mobil Buatan RI Di Awal Tahun Meningkat, Naik 19,8 Persen

Mengenal CBU dan CKD

CKD merupakan singkatan dari completely knock down. Mobil CKD dirakit di dalam negeri dan komponennya diimport dalam kondisi terpisah. Sehingga mobil-mobil CKD perlu dirakit terlebih dahulu sebelum dipasarkan.

Nah, untuk CBU sendiri merupakan singkatan dari completely built up. Mobil-mobil CBU diimpor secara utuh dari luar negeri. Biasanya, mobil dengan label CBU memiliki harga lebih tinggi jika dibandingkan dengan mobil CKD.

Beda Mobil CKD dan CBU

1. Segmen Pasar

Dilihat dari segmen pasar, mobil CKD biasanya memiliki cakupan pasar yang sangat luas. Mobil jenis ini dirakit dengan menyesuaikan permintaan pasar dalam negeri sehingga prosesnya juga lebih mudah dan murah.

Sedangkan untuk mobil CBU memiliki segmen pasar yang lebih sempit. Hal ini karena mobil CBU diimpor langsung secara utuh dari luar negeri membutuhkan biaya yang lebih besar. Selain itu mobil jenis ini juga tidak diproduksi di Indonesia.

2. Harga

Perbedaan CKD dan original CBU yang selanjutnya adalah dari segi harga. Mobil CKD biasanya dijual dengan harga yang lebih terjangkau jika dibandingkan dengan mobil CBU. Hal ini karena mobil tersebut diproduksi di Indonesia sehingga biaya importnya tidak terlalu besar.

Sedangkan untuk mobil CBU, umumnya dibanderol dengan harga lumayan mahal. Hal ini karena mobil CBU diimpor secara utuh sehingga membutuhkan biaya dan pajak yang cukup mahal sehingga harga jual mobil CBU juga tinggi.

Baca juga : Sudah Diproduksi Di Indonesia, Berapa Kandungan Lokal Motor Listrik Alva One?

3. Performa

Mobil CKD didesain dengan performa yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar Indonesia sehingga bisa difungsikan dengan semestinya. Sedangkan untuk jenis mobil CBU adalah memiliki performa yang kadang tidak sesuai dengan kebutuhan dan kontur jalanan di Indonesia karena mobil diproduksi dengan standar internasional.

4. Perawatan

Mobil jenis CKD biasanya membutuhkan perawatan mesin yang lebih mudah jika dibandingkan dengan mobil CBU. Mobil CKD umumnya diproduksi dalam jumlah besar sehingga menawarkan layanan service dan suku cadang yang lebih mudah daripada apa itu CBU.

Sedangkan untuk mobil CBU memiliki perawatan mesin lebih sulit karena diproduksi di negara lain. Jika terjadi kerusakan, akan kesulitan untuk menemukan bengkel resmi dan biaya perawatannya juga jauh lebih mahal.