Suka Duka Petugas Valet Parking

Rabu, 21 Desember 2016
Suka Duka Petugas Valet Parking

Kunci kendaraan yang di titipkan dengan meggunakan jasa valet parking (Foto: KabarOto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Vallet Parking banyak kita jumpai di berbagai tempat keramaian dan umum, seperti hotel, mall dan perkantoran. Pekerjaan yang terlihat sepele, hanya dengan mengandalkan keahlian mengendarai kendaraan roda empat ini ternyata memiliki segudang resiko. Bagaimana tidak, banyak diantara para petugas valet yang menjadi sasaran kekesalan para pengguna jasanya. Baik kesalahan dari si petugas valet sendiri, maupun hal yang mengada ada oleh para konsumennya. Seperti apa suka duka petugas valet parking yang akan kabaroto ulas.

Pada dasarnya jasa valet parking sangat selektif dalam memilih pekerjaanya, mulai dari kepemilikan SIM, tes mengendarai, tes kesehatan dan yang terpenting lagi tes kejujuran. "Saya sebelum di terima sebagai seorang valey (panggilan petugas valet parking), harus mengikuti beberapa tes terlebih dahulu, seperti kepemilikan sim, tes kemahiran mengemudi, tes kesehatan dan yang paling penting tes kejujuran." Ungkap bro Ipung yang sudah menjadi seorang valey selama enam tahun, di salah satu mall di Jakarta Pusat, yang sudah mengalami suka duka sebagai petugas valet parking kepada kabaroto.

Banyak kejadian yang di alami oleh seorang valey saat bertugas, seperti menyerempet kendaraan customer saat akan kita parkirkan, atau mematahkan kaca spion kendaraan customer. Jika hal ini terjadi maka pihak dari perusahaan jasa valet akan mengganti segala kerusakan, yang tentunya melalui proses terlebih dahulu.

Tidak hanya itu saja, sering terjadi salah paham antara petugas valet dengan sang customer, dan tak jarang si petugas valey ini menjadi korban fitnah dan kemarahan oleh para customernya seperti yang dialami bro Ipung. "Saya pernah mengalami beberapa kali complain yang berujung fitnah. Saat si customer menitipkan kendaraannya, si customer lupa jika jam tangan kesayangannya tertinggal di kantor, dan saat kembali ia marah kepada saya dan mengatakan jika saya telah mengambil jam tangan miliknya."

valey parking
Bro Ipung, petugas valet parking yang sudah merasakan suka duka. (Foto: KabarOto)

Jika hal ini terjadi, pihak valet parking akan mengambil langkah persuasip dengan cara memanggil pihak keamanan setempat. lalu akan dilakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap kendaraan, jika tidak berhasil akan di lakukan checking video cctv.

"Saya bersukur setelah di lakukan pengecekan menyeluruh dan checking video cctv ternyata saya tidak terbukti mengambilnya, lalu si customer menelpon rekan kantornya, dan ternyata jam tangan kesayangannya memang
tertinggal di kantor. masih banyak kejadian lainnya, tidak hanya barang saja, bahkan uang lima ribu saja bisa menjadi masalah untuk para petugas valet parking." Ungkap bro Ipung.

baca juga:

Tags:

#Valey #Valet Parking
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Ahmad Djainudin

Touring, Nongkrong
Show More

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan