SUV Laris, Toyota Tinggalkan Model Sedan?

SUV Laris, Toyota Tinggalkan Model Sedan?

KabarOto.com - Kian hari, tren Sport Utility Vehicle (SUV) memang makin menjamur di Indonesia. Peminat SUV memang rata-rata didominasi pertimbangan kondisi jalanan yang buruk dan banjir, persis seperti di Indonesia.

Ground clearance yang relatif lebih tinggi dari sedan, membuatnya jadi primadona penjualan masa kini. Tak heran, merek-merek otomotif pun berlomba-lomba menjual produk barunya dengan model SUV, sama dengan yang dilakukan PT Toyota Astra Motor (TAM) yang meluncurkan Toyota Corolla Cross baru-baru ini.

Pasalnya, memang TAM mencatut nama Toyota Corolla dan menempelkannya pada SUV terbaru mereka yang memiliki 2 tipe mesin yakni konvensional dan hybrid. Bukan tanpa alasan, Corolla adalah sedan terlaris di dunia dan kini harus berubah bentuk menjadi SUV.

TAM pun menampik pernyataan jika Corolla Cross adalah sedan Corolla yang diubah menjadi SUV. Ia menyebut mobil ini merupakan platform baru yang mengadopsi teknologi Toyota New Global Architecture C-segment (TNGA-C). "Terhitung dari peluncurannya hingga akhir Agustus 2020, sudah laku 300 unit," kata Marketing Director PT TAM, Anton Jimmi Suwandy.

Baca Juga: Punya Pilihan 3 Dan 7 Airbags, New Toyota Yaris Kompromi Keselamatan?

Menengok pasar mobil dengan embel-embel 'go green', diakui Anton, Corolla Cross tipe mesin hybrid memang lebih laris ketimbang konvensionalnya, "Kurang lebih 70% (konsumen) pilih hybrid, ya sekitar 200-an unit dari 300 yang SPK berarti," imbuhnya.

Mobil tinggi Toyota juga berhasil menggeser popularitas sedan pada armada transportasi umum seperti taksi. Hal tersebut diperkuat dengan Toyota Vios Limo yang harus digusur oleh Transmover yang merupakan basis dari Toyota Avanza. "Bahkan market hatchback lebih tinggi daripada sedan seperti vios, sekarang memang Vios Limo diganti Transmover," kata pria berkacamata itu kepada wartawan.

Meski popularitas model sedan sudah tak seperti dahulu, namun Toyota masih meluncurkan model Yaris anyar beberapa saat lalu. Pihaknya menilai bahwa hatchback memang masih punya kontribusi dalam penjualan, "Hatchback 19%, retail sales 15,7%, bisa 160 ribu unit (terjual) per tahun. Artinya sebulan lebih dari 10 ribu unit," tutupnya.