Suzuki Diminta Tendang Andrea Iannone

Suzuki Diminta Tendang Andrea Iannone Andrea Iannone (Foto: Quinn Rooney/Getty Images AsiaPac)

KabarOto.com- Salah satu penyebab performa jeblok Suzuki disinyalir karena buruknya penampilan Andrea Iannone di kompetisi MotoGP 2017. Karena hal tersebut, Suzuki diminta untuk mencari pengganti pebalap asal Italia itu untuk musim 2019 mendatang.

Setelah empat musim kebersamaannya dengan Ducati, Iannone memutuskan hijrah ke Suzuki di musim 2017. Namun, 'The Maniac', justru mengalami kesulitan mengendalikan motor GSX-RR, ia pun dikritik karena tidak berusaha cukup keras.

(Baca Juga: Harapan Aleix Espargaro Menyambut MotoGP 2018)

"Sebagai pebalap utama dalam tim, Anda harus memberikan 100 persen setiap saat," ujar Schwantz kepada Autosport, Selasa (9/1/2018).

"Setiap motor yang ada di grid memiliki kondisi 95 persen. Sisanya Anda sebagai pebalap yang harus menentukan.

Legenda MotoGP, Kevin Schwantz menilai Suzuki terlalu berharap banyak kepada Iannone meski ia datang sebagai juara bersama Ducati. Hasilnya, pebalap asal Italia itu kesulitan berkembang dan mengakhiri balapan di peringkat ke-13 dengan raihan 70 poin.

Sebuah hasil buruk bagi Suzuki mengingat di musim 2016, pabrikan asal Jepang itu sukses berada di peringkat empat besar bersama Maverick Vinales.

(Baca Juga: Ini Kunci Kebangkitan Yamaha di MotoGP 2018)

"Tahun ini (Alex) Rins bisa memberi masukan soal pengembangan motor, karena dia punya pengalaman sebagai juara ketiga di Moto2. Musim lalu semua tanggung jawab itu ada di pundak Iannone, namun ia sama sekali tidak membantu," ungkap Schwantz.

Menurut spekulasi yang beredar, posisi Iannone akan digantikan pebalap World Superbike, Jonathan Rea. Jonathan Rea merupakan salah satu pebalap sukses di ajang WSB yang meraih tiga gelar juara dunia secara berturut-turut dari musim 2015-2017.