Tak Peduli Covid-19, MV Agusta Ingin Kembali Ke Ajang Balap Secepatnya

Tak Peduli Covid-19, MV Agusta Ingin Kembali ke Ajang Balap Secepatnya Foto: Kipli

KabarOto.com - Merek MV Agusta ikut kejuaran dunia superbike terakhir pada 2018. Namun, santer terdengar bahwa MV Agusta akan kembali ke WorldSBK. MV Agusta kini dipegang oleh pengusaha Rusia, Timur Sardarov. Pabrikan telah mengembangkan F4 baru dan sepertinya MV Agusta kembali ke WorldSBK.

Tipe F4 diakui banyak pihak merupakan salah satu motor yang menarik di kelas Superbike, tapi sayangnya bukan yang tercepat. Namun dalam suatu masa karena tidak memenuhi standar emisi yang valid, F4 hampir tidak bisa dipasarkan.

Kejuaraan Dunia Superbike, MV Agusta menjadi tidak bisa berkontribusi secara finansial lagi. Ditambah dengan pengelola tim, Andrea Quadranti menghentikan keterlibatannya dalam balapan dunia setelah musim 2018. Manajemen balap dari Swiss itu telah mengelola tim MV Agusta di Kejuaraan Superbike Dunia selama beberapa musim sebelumnya.

MV Agusta memiliki sejarah panjang. Para pendiri asli menghentikan produksinya pada awal 1980-an, ketika kemudian Grup Castiglioni mengambil alih MV Agusta pada tahun 1992. Ini diikuti oleh penjualan ke Harley-Davidson pada 2008 dan pembelian kembali hanya dua tahun kemudian. Kemitraan dengan AMG juga tidak berlangsung lama. Tak lama, investor Rusia mengambil alih saham MV Agusta dari AMG dan sejak itu, Timur Sardarov menjadi Managing Director dan Komisaris.

Baca Juga: Test Ride - Seminggu Kencan Dengan MV Agusta F4R

Rupanya Sardarov bertekad untuk mencapai kesuksesan MV Agusta dan memiliki visi: mengembangkan model baru, membuat model di segmen dengan nilai jual tinggi. Sardarov juga ingin terlibat lagi dalam jangka panjang di Superbike World Championship.

“MV Agusta memiliki rencana sendiri untuk pertama kalinya. Tidak ada kelompok industri besar, tidak ada investor atau merek sepeda motor lain yang menjadi milik perusahaan,” kata Sardarov dalam sebuah wawancara dengan sebuah media otomotif luar negeri. “Kami telah menghentikan platform F4 kami, tetapi kami akan kembali ke segmen itu paling cepat dalam lima tahun. Kemudian kita akan kembali ke seri Superbike!”