Tanda-tanda Kerusakan Shock Absorber Mobil

Tanda-tanda Kerusakan Shock Absorber Mobil Kenali Ciri dan Tanda Shock Absorber Mulai Melemah (Google)

KabarOto.com - Fungsi Shock Absorber meredam kejut atau guncangan pada saat mobil melewati jalan yang berlubang, bergelombang, menikung, menanjak ataupun menurun sehingga penumpang yang berada di dalamnya tetap nyaman.

Shock Absorber merupakan komponen mobil yang cukup berpengaruh jika terjadi kerusakan karena penumpang akan merasakan dampaknya secara langsung. Kerusakan pada komponen satu ini memang sering terjadi dibandingkan dengan komponen suspensi lainnya.

Karena fungsinya sangat penting jangan sampai komponen ini rusak. Kabaroto.com akan memberikan tanda-tanda gejala kerusakan pada Shock Absorber untuk mengantisipasinya:

1. Terjadinya guncangan yang keras saat melewati lubang atau jalan bergelombang yang dapat mengurangi kenyamanan penumpangnya dan bisa terjadinya cedera pada tulang.

2. Handling mobil berkurang dan tidak stabil saat melaju melewati marka jalan atau jalan bergelombang. Jika sudah tidak berfungsi sama sekali dapat menimbulkan bunyi di bagian shock.

(Baca Juga: Mesin Mobil Dingin Sulit Dinyalakan, Cek Komponen Ini)

3. Keluarnya cairan pelumas dari shock yang sudah rusak, semakin lama akan semakin banyak oli yang keluar. Bila oli pelumas habis maka shock tidak akan berfungsi sama sekali.

4. Menipisnya permukaan pada ban secara tidak merata atau rusak. Bila dibiarkan terlalu lama dapat membahayakan keselamatan penumpang di dalamnya.

5. Periksaah shock ketika mobil dalam keadaan berhenti. Caranya guncangkan bodi mobil dengan kedua tangan sambil mendengarkan bunyi yang terdengar dari shock absorber. Namun cara ini memerlukan keahlian yang khusus karena harus memperhatikan dengan teliti ayunan dan tingkat kelembutan saat mengoyangkan bodi mobil.

Jika sudah dapat mengenali tanda adanya kerusakan pada mobil anda, maka lakukanlah perbaikan sehingga kendaraan anda kembali aman dan nyaman.

Untuk menjaga agar shock absorber tetap baik kondisinya kurangi melintasi jalan yang rusak dan berlubang. Selain itu jangan terlalu sering membawa beban yang berlebihan pada mobil Anda.