Ini Alasan Headlamp Mobil Hanya Berukuran Segaris

Enrico
Enrico 05 Jan 2018 - 17:54
Ini Alasan Headlamp Mobil Hanya Berukuran Segaris
Lampu Depan Daihatsu Terios (kabaroto/dimas)

KabarOto.com - Beberapa tahun terakhir, headlamp alias lampu depan mobil nyaris semua berukuran besar. Tapi, kini tampilannya lebih "sipit". Bahkan, boleh dibilang hanya segaris, namun mampu memberi penerangan sempurna meski berkendara di malam hari.

Teknologi memungkinkan lampu berukuran kecil mampu menyinari jalan yang akan dilalui secara sempurna. BMW pertama kali memperkenalkan teknologi laser pada BMW i8 saat ajang Frankfurt Motor Show 2011.

Tak kalah hebatnya, hadir juga teknologi LED (Light Emitting Diode) yang dianggap lebih efisien sebagai teknologi lampu depan mobil, termasuk headlamp Toyota Rush 2018 maupun Daihatsu Terios 2018.

Baca Juga:

Teknologi LED dirasa lebih unggul dibanding lampu konvensional. LED lebih sedikit menghasilkan panas sehingga porsi terbesar energi listrik yang digunakan untuk menghasilkan cahaya, membuatnya jauh lebih efisien.

Selain itu bentuk LED yang sederhana, kecil dan kompak memudahkan penempatannya, tidak seperti lampu pijar atau lampu konvensional lainnya.

Hal ini juga memudahkan perancang mobil memiliki lebih banyak ruang membentuk desain mobil guna meningkatkan aerodinamisnya.

November 2017 di Jakarta, Toyota meluncurkan Rush 2018 terbaru yang juga menggunakan teknologi LED pada lampu depannya. Selang berapa jam, Daihatsu juga meluncurkan Terios 2018, juga menggunakan teknologi serupa.

Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra mengatakan, headlamp Terios 2018 yang lebih kecil jika dibanding pendahulunya, bukan suatu masalah.

"Teknologi sekarang memungkinkan meski lampu berukuran kecil namun mampu memberi penerangan secara sempurna," kata Amelia.

Editor : ballian