KabarOto.com - Kali ini KabarOto kebagian untuk menjajal Chery J6T CSH REEV, mobil ini memiliki sistem penggerak listrik dan sebuah generator motor yakni mesin konvensional dengan bahan bakar bensin.
Chery J6T CSH REEV mengusung teknologi Range-Extended Electric Vehicle (REEV), dilengkapi dengan mesin sebagai generator untuk dua motor penggerak listrik, serta sistem Intelligent All-Wheel Drive (iWD), mobil ini menawarkan jarak tempuh kombinasi hingga 1.000 km.
Baca juga: Test Drive Wuling Darion PHEV EX, Mobil Keluarga Sebenarnya

Spesifikasi Chery J6T CSH REEV
Untuk mesin penggerak mangandalkan dua motor listrik yakni depan dan belakang (dual-motor) sebagai penggerak utama, sebuah mesin bensin 4 silinder, turbo, dan berkapasitas 1.500 cc yang bertindak sebagai generator untuk mengisi daya baterai listrik, sistem ini disebut REEV, dan baterai memiliki kapasitas 33,6 kWh (dengan dukungan fast charging 30%-80% sekitar 20 menit).
Motor listrik bertindak sebagai penggerak roda secara eksklusif (arsitektur three-motors dengan iWD dan motor-generator), sedangkan mesin bensin berfungsi sebagai genset untuk mengisi daya baterai.
Chery J6T CSH REEV juga dibekali tenaga hingga 422 dk dan torsi 505 Nm. Dalam kondisi baterai penuh, mobil ini mampu melaju murni menggunakan listrik sejauh ±190 km (NEDC) tanpa menyalakan mesin bensin sama sekali.
Dengan teknologi REEV yang memberikan fleksibilitas untuk perjalanan jarak jauh, terutama ketika akses stasiun pengisian kendaraan listrik masih terbatas.
Penggerak motor listrik menghadirkan karakter akselerasi yang halus dan kabin senyap, sehingga mendukung kenyamanan saat menghadapi lalu lintas perkotaan. Kombinasi tersebut dirancang untuk mendukung perjalanan di berbagai kondisi jalan, mulai dari kepadatan perkotaan, jalur perbukitan, hingga kawasan pesisir.
Mobil SUV dengan 5 penumpang ini, memiliki akselerasi 0–100 kpj dalam 5,5 detik (klaim). Saat pengujian belum bisa dilakukan karena jalan raya yang tidak bersahabat, ditambah pada saat pengujian sedang terjadi kondisi berkendara yang padat.
Saat digunakan untuk perjalanan jarak jauh, pengguna tetap memiliki fleksibilitas karena mesin bensin dapat memasok listrik melalui generator. Dengan demikian, perjalanan dapat dilanjutkan dengan memanfaatkan bahan bakar yang tersedia di pm bensin (SPBU) tanpa harus selalu mencari stasiun pengisian kendaraan listrik (SPKLU).
Pelek Besar dan V2L
Untuk ukuran pelek adalah 21 inci, dengan ban 265/45 R21. Dengan ban ini otomatis jarak pijak menjadi tinggi, sekitar 220 mm dan memiliki kemampuan menerjang genangan air sekitar 650 mm.
Chery J6T CSH REEV juga dilengkapi dengan V2L (Vehicle-to-Load) berkekuatan 6 kW, sehingga bisa menyuplai listrik untuk perangkat luar.

Fitur ADAS dan Interior
Untuk bagian interior menggunakan desain modern dan minimalis, tanpa melupakan fitur teknologi didalamnya. Seperti layar sentuh head unit 15,6 inci berukuran besar yang mendukung koneksi wireless Apple CarPlay dan Android Auto, serta panel speedometer full TFT.
Menggunakan setir model flat-bottom berlapis kulit dengan pengaturan tilt and telescopic serta tombol multifungsi, sistem audio menggunakan 12 speaker dari Infinity untuk menghasilkan kualitas audio yang jernih dan imersif.
Khusus untuk pintu bagasi mendukung bukaan soft-opening dan dilengkapi power outlet / port listrik di area bagasi. Plus 15 fungsi ADAS (Advanced Driver Assistance Systems) untuk mendukung keselamatan berkendara.
Sedangkan untuk kenyamanan tempat duduk, khusus untuk kursi pengemudi dan penumpang sudah dilengkapi dengan teknologi elektrik lengkap dengan lumbar support dan cooler seat (ventilasi pendingin jok) 3 level.
Kursi baris kedua dirancang lebih santai dengan tambahan kemiringan sudut (5° more reclined 2nd row seat) serta posisi lantai yang rata.
Di area pengoperasian layar (head unit), terdapat menu khusus Energy Mode untuk mengatur prioritas penggunaan daya antara EV Priority, Hybrid Mode, atau Fuel Priority demi menjaga daya baterai 33,6 kWh yang dipadukan dengan mesin generatornya.
Untuk kemudi menggunakan setir model flat-bottom berlapis kulit dengan pengaturan tilt and telescopic serta tombol multifungsi.
Kabin memiliki ruang penyimpanan yang berlimpah (hingga 36 titik penyimpanan). Konsol tengahnya menyediakan wireless charger serta colokan USB Type-C dan Type-A.
Terdapat sebuah panoramic sunroof, di mana bagian kaca depannya bisa bergeser terbuka ke belakang untuk memberikan ventilasi udara.
Baca juga: Test Drive Changan Nevo Q05 Max, SUV Listrik Minimalis Harga Rp399 Jutaan

Konsumsi BBM
Untuk efisiensi BBM-nya sendiri, klaim dan pengujian awal menunjukkan angka efisiensi yang sangat tinggi (mencapai kisaran 76 kpl dalam kondisi tertentu berkat peran mesin 1.5L turbo sebagai genset), dan sekitar 19 kpl saat baterai dalam kondisi kosong/hybrid generator aktif.
Ketika motor listrik menyala, tercatat sekitar 18 kWh/100 km (atau setara kurang lebih 5,5 km/kWh).
Sayangnya sampai berita ini diturunkan belum ada kabar harga pasti kendaraan ini, namun sebagai gambaran untuk varian Chery J6 harga Rp 565.500.000, J6 IWD Rp 630.500.000, J6T Rp 585.500.000 dan J6T IWD Rp 650.500.000.
Nah, untuk varian CSH REEV kemungkinan diatas harga versi tertinggi dari kendaraan tersebut.
Spesifikasi
| Properti | Chery Indonesia |
| Model | Chery J6T CSH REEV |
| Harga | - |
| Dimensi | Panjang 4.503 mm, lebarr 1.950 mm, tinggi 1.785 mm |
| Sumbu Roda | 2.783 mm |
| Jarak Pijak | 220 mm |
| Penggerak | Penggerak roda depan dan belakang, Intelligent All-Wheel Drive (iWD) |
| Baterai | Lithium Iron Phosphate |
| Kapasitas Baterai | 33,6 kWh |
| Tenaga dan Torsi | 422 dk dan torsi 505 Nm |
| Jarak Tempuh (baterai) | 190 km (NEDC) |
| Mesin | 4 Silinder dan Turbo |
| Kapasitas Mesin | 1.500 cc |
| Transmisi | Single-speed reduction gear |
| Fitur V2L (Vehicle-to-Load) | 6 kW (6.000 watt) |
| Suspensi | MacPherson Strut / Double Wishbone dengan H-Arm Aluminum Suspension (depan) dan Multi-Link (belakang) |
| Rem | ABS, Electric Parking Brake (EPB), Cakram berventilasi (depan) dan Cakram (belakang) |
| Pelek & Ban | 21 inci, 265/45 R21 |
| Konsumsi Listrik | 18 kWh/100 km atau 5,5 km/kWh |
| Rute Pengujian | Bogor-Tol Jagorawi-Tol Serpong-BSD City (110 Km) |