Tiga Point Ini Menurut Toyota Bisa Membuat Industri Otomotif Membaik

Tiga Point Ini Menurut Toyota Bisa Membuat Industri Otomotif Membaik Toyota menilai industri otomotif perlu didukung agar terus tumbuh

KabarOto.com - Penantian industri otomotif akan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) 0% yang diajukan melalui Kementerian Perindustrian sudah berakhir. Namun tidak sesuai dengan yang digharapkan.

Pasalnya, Menteri keuangan Sri Mulyani Indrawati, menolak insentif pajak 0% yang diajukan industri otomotif. Padahal, banyak konsumen yang sudah menunggu keputusan tersebut, karena mereka berharap harga mobil turun dan tentunya bisa terjangkau.

Baca Juga: Ini Daya Tarik New Toyota Fortuner Dan New Kijang Innova Untuk Konsumen

Lalu, bagaimana tanggapan Toyota Astra Motor (TAM) Agen Pemegang Merek mobil merek Toyota yang baru saja memperkenalkan produk baru, yaitu New Fortuner dan New Kijang Innova.

Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) menanggapi keputusan tersebut. "Pertama, pernyataan Menkeu ini memberikan kejelasan mengenai pajan PPnBM seperti apa," terang Anton, saat dihubungi KabaroOto.

Yang kedua menurut dia, tentunya industri otomotif perlu didukung agar terus tumbuh. "Ke depannya support apa yang bisa diberikan semua pihak termasuk pemerintah," tegasnya.

Lalu ada tiga point menurut dia yang perlu diperbaiki, di antaranya Covid Trend, Economy Trend dan Credit atau leasing sector. Yang di maksud Anton adalah bagaimana pemerintah, swasta, publik dan semua stake holder bersama-sama untuk menangani isu Covid-19 dan peningkatan perbaikan ekonomi.

Baca Juga: Ini Daya Tarik New Toyota Fortuner Dan New Kijang Innova Untuk Konsumen

"Dan bagaimana juga dunia financing bisa membantu industri," paparnya. Kalau tiga ini membaik maka market juga akan lebih baik. "Kalau tiga ini membaik, market mudah-mudahan juga akan membaik," tambahnya.