KabarOto.com - Pertumbuhan bisnis kendaraan niaga ringan (Light Commercial Vehicle/LCV) Toyota di Eropa menunjukkan performa luar biasa.
Memanfaatkan panggung pameran otomotif komersial bergengsi IAA Transportation 2026 di Hannover, Jerman, Toyota merefleksikan pencapaian pertumbuhan penjualan serta memaparkan arah inovasi bisnis lini Toyota Professional.
Dalam lima tahun terakhir, penjualan LCV Toyota di Eropa melesat hingga dua kali lipat dan diproyeksikan menembus lebih dari 165.000 unit pada tahun 2026.
Baca Juga: Truk Listrik BYD ETT 44 Raih Bintang 5 Uji Keselamatan Euro NCAP
Lonjakan ini turut meningkatkan pangsa pasar (market share) Toyota menjadi di atas 7%, menegaskan posisi LCV sebagai pilar strategis di Benua Biru.
Saat ini, lini Toyota Professional mencakup seluruh segmen utama LCV, mulai dari van kompak Proace City, van menengah Proace, van besar Proace Max, people carrier, hingga jajaran pikap legendaris Hilux generasi kesembilan.
Skala penjualan semata bukanlah sebuah kesuksesan. Jika kualitas tidak sejalan dengan kecepatan ini, itu hanya sekadar angka. Kesuksesan sejati diukur dari standar yang konsisten, eksekusi yang kuat, serta jaringan yang mampu memenuhi janji Toyota Professional setiap hari,
ujar Till Conrad, Executive Vice President Sales Toyota Motor Europe (TME).
Target 2030 dan Debut Hilux FCEV pada 2028
Menatap tahun 2030, Toyota membidik peningkatan penjualan hingga 200.000 unit per tahun dan penguasaan pangsa pasar sebesar 8% di Eropa.
Untuk mendukung target tersebut, pabrikan asal Jepang ini mengonfirmasi peluncuran solusi hidrogen terbaru melalui Toyota Hilux FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle) pada tahun 2028. Hilux berbahan bakar hidrogen ini diproyeksikan mengantongi jarak tempuh lebih dari 400 km (WLTP) serta kemampuan menrik beban (towing capacity) hingga 2.500 kg.
Meskipun hasil BEV kami sangat kuat, kami percaya skala tantangan dekarbonisasi di Eropa membutuhkan setiap teknologi yang ada untuk berperan. Kebutuhan operasional tiap konsumen berbeda-beda, karena itulah tidak ada satu solusi tunggal untuk semua bisnis. Toyota akan terus menawarkan teknologi yang tepat untuk aplikasi yang tepat,
ungkap Till Conrad, Executive Vice President Sales Toyota Motor Europe (TME).
Baca Juga: Babak Baru Penetrasi Pasar Internasional Renault Bermain Pikap
Kehadiran varian Hilux berbahan listrik murni (BEV) yang diluncurkan musim panas tahun ini melengkapi portofolio BEV di seluruh segmen LCV Toyota. Saat ini, lini kendaraan listrik murni (BEV) berkontribusi sebesar 22% dari total penjualan Toyota Professional, berada jauh di atas rata-rata pasar kendaraan niaga listrik Eropa yang berkisar di angka 11%.
Tiga Pilar Utama Penopang Bisnis Toyota Professional
| Pilar | Fokus Layanan | Detail Implementasi |
| Pilihan Konsumen | Multi-pathway strategy | Menghadirkan opsi Battery Electric Vehicle (BEV), Hybrid 48V, mesin diesel konvensional, hingga bahan bakar terbarukan (HVO) sesuai kebutuhan operasional. |
| Layanan Purna Jual | Kepuasan penuh pelanggan | Didukung oleh jaringan lebih dari 500 pusat spesialis Toyota Professional di Eropa, express servicing, serta garansi berantai Toyota Relax hingga 10 tahun / 185.000 km. |
| Ekosistem Terpadu | One-stop-shop ecosystem | Kemudahan akses solusi finansial melalui Toyota Financial Services, Toyota Insurance Services, pembiayaan armada KINTO, hingga layanan karoseri kustom (factory & local conversion). |