Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Toyota Kurangi Produksi Mobil Akibat Konflik Timur Tengah

Minggu, 31 Mei 2026
Toyota Kurangi Produksi Mobil Akibat Konflik Timur Tengah

Toyota Hilux Black Edition (Foto: TKM)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Konflik berkepanjangan di Timur Tengah antara Iran dan Amerika Serikat, memang mengganggu perekonomian dunia. Tidak hanya bedampak pada harga minyak mentah yang melesat, tapi juga distribusi dan penjualan mobil.

Toyota misalnya, jenama asal Jepang itu terpaksa mengurangi produksi mobilnya. Mereka mengatakan pada supliernya jika produksi akan dikurangi menjadi sekitar 83.000 unit untuk enam bulan berikutnya.

Disaat bersamaan, pasar Timur Tengah terhadap produk dari Toyota juga sedang berkurang, dan harga bahan bakar yang melesat tinggi menjadi faktor pemicunya.

Baca Juga : Harga Mercedes-AMG GT 4-Door EV Resmi Diumumkan, Tembus Rp2,72 Miliar

Diblokirnya jalur pelayaran selat Hormuz juga menjadi penghambat operasional. Kepala Akuntan Toyota, Takanori Azuma mengatatakan ekspor Toyota sekitar 600.000 ke area sana (Timur Tengah).

Dan separuhnya terdampak akibat konflik ini. Produk yang terdampak seperti RAV4, Hilux, Fortuner, Land Cruiser, Corolla Touring dan Probox, yang memang banyak peminatnya di sana.

Baca Juga : Mazda Luncurkan Mobil Murah Rp138 Jutaan, Intip Spesifikasinya

Secara total, diperkirakan akan ada 10.000.000 unit mobil yang diproduksi oleh Toyota dan Lexus pada tahun fiskal ini, mulai 1 April 2026 hingga 31 Maret 2027.

Toyota juga memberi sinyal bahaya kepada investor terkait konflik global dan harga minyak, yang akan berdampak pada keuntungan perusahaan, dan memperkirakan margin bersih akan turun hingga 22 persen.

 

Simulasi Kredit

Minimal Rp 20.000.000 - Maksimal Rp 100.000.000.000
%
DP
Pokok Pinjaman
Total Bunga
Angsuran / Bulan
 

Tags:

#Toyota Hilux Bravo #Toyota Fortuner #Toyota RAV4
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan