KabarOto.com - Mendukung mobilitas kendaraan komersial yang bebas emisi gas buang, Toyota Proace Electric bisa menjadi pilihan untuk melaju di kawasan khusus kendaraan listrik.
Toyota Proace Electric punya kemampuan muat barang hingga 1 ton dan ada pilihan hingga 1.275 kg. Sedangkan pilihan dimensinya mulai dari Compact, Median dan Long, selain itu ada Crew Cab dan Patform Cab.
Baca juga: Toyota Proace Verso Electric Dipasarkan Awal Tahun 2021

Kemudahan pengoperasian, Proace Electric sudah dilengkapi e-toggle shift switch, drive mode selector, dan electronic parking brake.
Adapun Proace Compact Electric dikemas dimensinya sepanjang 4.609 mm serta jarak sumburoda 2.925 mm.
Masih terbilang lincah untuk bermanuver, karena radius putarnya 11,3 meter. Tinggi mobil juga hanya 1,9 meter, sehingga memudahkan mengakses parkiran mobil di pusat perbelanjaan.

Dimensi kabin khusus untuk muat barang dihadirkan sepanjang 2.162 mm dan lebar 1.636 mm, memungkinkan volumenya hingga 4.600 liter. Adanya sistem Smart Cargo membuat muat barang hingga 5.100 liter. Hal ini berkat lipat rata jok penumpang depan, dari hanya sepanjang 2.162 mm menjadi 3.320 mm.
Versi Proace Medium Electric disajikan dimensi sepanjang 4.959 mm dan jarak sumburoda 3.275 mm. Pengaplikasian Smart Cargo, ruang muat barang dari 3.674 mm bisa menampung 5.300 liter hingga 5.800 liter.
Sedangkan Proace Long Electric masih gunakan sumburoda 3.275 mm, namun ada tambahan overhang belakang membuat dimensinya memiliki panjang 5.309 mm. Panjang kabin dari 2.862 mm dan lebar 1.628 mm membuat volume mencepai 6.100 liter. Smart Cargo bisa membuat panjang kabin 4.030 mm, menjadikan kapasitas muat barang menjadi 6.600 liter.

Perihal baterainya ada pilihan 50 kWh (18 modul), untuk memberikan tenaga ke motor listrik menggerakkan roda depan. Bobot baterainya hanya 383 kg dengan jarak tempuh 230 km.
Pilihan baterai kedua yakni 75 kWh (27 modul) berbobot 534 kg. Membuat jarak tempuh bisa lebih jauh, yakni berbekal terisi penuh bisa menempuh jarak 330 km.
Oh iya, ketika menggunakan mode 'Power', tenaganya bisa suguhkan 136 dk dan torsinya 260 Nm. Kecepatan tertingginya dibatasi hanya 130 kpj, perihal akselerasinya 0-100 kpj butuhkan waktu 13,1 detik.

Sementara untuk mode 'Eco' tenaganya hanya 82 dk dan torsi 190 Nm, sedangkan mode 'Normal' sajikan tenaga 109 dk dan torsinya 210 Nm.
Perihal pengisian ulang baterainya, semua model memakai single-phase 7.4 kW dan 6 m Type 2 untuk bisa disambungkan ke listrik rumah. Ada juga pilihan kabel 7 m Type 2 untuk koneksi ke sistem wallbox 32 A.
Baca juga: DFSK Gelora E, Mobil Komersial Listrik Pertama di Indonesia Buka Harga

Waktu pengisian bergantung sumber listrik di daerah tertentu, tapi untuk pengisian cepat 100 kW DC akan mengisi hingga 80% hanya 32 menit untuk baterai 50 kW dan 48 menit untuk baterai 75 kW.
Baterai digaransi oleh Toyota hingga delapan tahun atau jarak tempuh 160.000 km. Sehingga pemilik harus rutin melakukan pengecekan berkala.


