Toyota Yaris G 2017, Pembuktian Sang Juara setelah 9 Tahun Absen

Kipli
Kipli 29 Mar 2018 - 17:01
Toyota Yaris G 2017,  Pembuktian Sang Juara setelah 9 Tahun Absen
Demas Agil merebut podium pertama di kejurnas ITCC setelah vakum 9 tahun (Foto: Kipli)

KabarOto.com – Nama besar Toyota Team Indonesia (TTI) tak bisa disangkal lagi di dunia motorsport, khususnya slalom dan balap touring. Terbukti pada Toyota Yaris tipe G keluaran 2017 ini. Tentunya pencapaian tim juga dibantu oleh keberhasilan pembalapnya, seperti Demas Agil yang resmi bergabung dengan TTI di balap touring setelah 9 tahun absen.

“Melelahkan sekali fight hari ini sampai bisa podium pertama, hehe... Gue sudah nunggu 9 tahun dan akhirnya impian jadi nyata diajak gabung sama TTI di balap touring setelah seelumnya di slalom,” buka Demas, begitu sapaannya saat diwawancarai KabarOto sesaat setelah balap di Sentul, Bogor, Jawa Barat (25/3/2018).

Baca Juga: Toyota New Yaris TRD 2018 – Dogfight Menegangkan dari Pembalap Wanita

Setelah duel sengit di trek dengan Alvin Bahar, rekan satu timnya Alinka Hardianti berhasil membuntutinya di posisi kedua, sedangkan Haridarma Manoppo belum beruntung karena mogok di tengah lintasan. Saat itulah, Demas harus push dirinya, sampai dirasa bisa mengamankan posisi pertama.

“Ini jauh sekali sama gymkhana dan drifting, dimana saya biasanya balap tidak lebih dari 1 menit. Saya harus bertahan selama 30 menit selama 12 putaran, dengan pressure yang sangat tinggi,” ujar pria yang juga turun balap di ajang speed off-road itu.

Putra dari Agus Djohansyah tersebut juga sangat mengapresiasi timnya. “Ini semua berkat TTI, mereka menyiapkan mobil untuk saya dengan kondisi yang perfect, meski sebenarnya hari ini tujuan saya mengumpulkan data sebanyak-banyaknya untuk koreksi di balapan mendatang. Takdir berkata lain dan alhamdulillah hari ini adalah hari saya naik podium pertama,” tuturnya dengan raut gembira.

Sama seperti mobil Alinka, modifikasi yang dilakukan TTI pada mobil Toyota Yaris G keluaran 2017 yang digeber oleh Demas ini sesuai regulasi kejurnas ITCC.

Menurut konfirmasi sang manajer tim, Fitra Dimitri pada KabarOto, hanya beberapa part mesin yang diperbolehkan untuk disubstitusi dengan racing parts, seperti camshaft dari JUN dan piston dari TRD yang telah di-custom untuk peningkatan performa.

Untuk mengakomodir tenaga yang disalurkan dari mesin ke roda, kopling telah diganti dengan tipe racing dari TRD, lengkap dengan LSD/ limited slip differential-nya. Komputernya sudah menggunakan Link Engine Management untuk mengatur duty cycle mesin balap tersebut.

Sedangkan untuk memantau kinerja mobil seperti putaran mesin, tempratur mesin dan oli, serta parameter serupa, mobil ini dilengkapi data logger AIM MXL.

Demas berharap dapat mengamankan posisinya di klasemen kejurnas ITCC untuk ke depannya, dirinya juga berharap bisa jadi juara nasional pada akhir seri.

“Paling tidak, TTI juara 1 sampai juara 3 secara konstan. Baru kita bisa lega,” tutup Demas.

Spesifikasi:

Camshaft JUN
Piston custom TRD
Kopling TRD
LSD TRD
ECU Link
Data logger AIM MXL
Jok TRD
Setir TRD
Seatbelt Sparco
Sokbreker TRD by TEIN
Brake pad Project Mu
Pelek TRD 15 inci lebar 7 inci
Ban GT Radial SX2 195/50R15

Editor : rio