Usai Tes GP Catalunya 2021, Danilo Petrucci Lebih Nyaman Dengan Sasis Baru

Usai Tes GP Catalunya 2021, Danilo Petrucci Lebih Nyaman Dengan Sasis Baru Sumber Foto : MotoGP

KabarOto.com – Pembalap tim KTM Tech3, Danilo Petrucci mengaku puas usai melakukan tes sasis barru RC16 miliknya, meski belum bisa tampil cepat.

Usai melakukan sesi tes resmi di Sirkuit Catalunya, Spanyol pada Senin (7/6) lalu, Petrucci berharap bisa memiliki performa lebih baik pada balapan berikutnya di GP Jerman. Selain tes sasis, pembalap asal Italia itu juga mencoba berbagai hal dan membuat dirinya mendapatkan banyak informasi baru.

Baca juga: Klasemen Sementara MotoGP 2021: Johann Zarco Menjadi Ancaman Quartararo

“Kami memiliki kesempatan untuk mencoba berbagai hal berbeda. Kami fokus pada ban kompon hard. Kami menempatkan diri sendiri pada kondisi yang sulit, jadi kami bisa menemukan solusi saat berada di momen yang tidak diinginkan,” ungkap Danilo Petrucci.

Iker Lecuona terkejut dengan performa sasis baru KTM RC16

“Hari itu menjadi hari yang panjang, tetapi saya sangat senang. Yang penting adalah kami bisa memaksimalkan performa motor. Saya memiliki perasaan yang bagus untuk dau balapan berikutnya. Biasanya kondisi cuaca di Jerman dan Belanda lebih dingin,” lanjut Petrucci.

Sebelumnya, pihak KTM sudah mengeluarkan sasis baru di Mugello yang terpasang di motor tim pabrikan, Miguel Oliveira dan Brad Binder. Saat tes di Montmelo, pembalap bernomor 9 itu mendapatkan kesempatan untuk menjajalnya.

“Sasis baru tentu memberikan kami sedikit bantuan. Tetapi, itu bukan satu-satunya yang kami butuhkan saat ini. Aspek terpenting kami adalah aerodinamika dan kecepatan di trek lurus,” tutup Petrucci.

Baca juga: Remy Gardner Perkuat KTM Tech Untuk MotoGP Musim 2022

Meskipun saat ini Petrucci belum mendapatkan perpanjangan kontrak. Pit Beirer selaku Direktur KTM Motorsport sudah berjanji untuk melakukan segala hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan performanya di musim 2021 ini.

Hal ini juga dilaukan oleh Beirer supaya bisa mendapatkan evaluasi yang lebih mendalam sebekum memutuskan kelanjutan karir salah satu pembalapnya itu.