KabarOto.com - V Engineering, pusat rekayasa independen spesialis McLaren yang berbasis di Berkshire, Inggris, resmi mengumumkan Project Continuum, Jumat (17/7). Program ini menghadirkan baterai tegangan tinggi (high-voltage battery) generasi baru yang dirancang khusus untuk mengatasi masalah penuaan komponen di hypercar legendaris McLaren P1.
Sejak diproduksi pada rentang 2013 hingga 2015, McLaren P1 mengandalkan sel baterai pabrikan yang dirancang pada dekade 2010.
Mengingat usia sel baterai tersebut kini mendekati 16 tahun, banyak unit yang mengalami penurunan daya (degradation) signifikan hingga membuat mobil tak lagi dapat dikendarai.
Baca Juga: Ini Alasan Jetour Sukses Borong 3 Trofi GIIAS 2026
Solusi Berteknologi Formula E
Pengembangan Project Continuum melibatkan para pakar rekayasa yang sebelumnya turut menggarap program orisinal McLaren P1.
Mengusung modul baterai lithium 21700 berstandar FIA Formula E, Baterai ini menawarkan performa kelas motorsport tanpa mengubah arsitektur kelistrikan bawaan mobil.
Sistem pendingin berbasis glikol (glycol-based cooling) juga disematkan untuk meningkatkan kemampuan pelepasan panas secara signifikan dari sel-sel baterai anyar tersebut.
Beberapa keunggulan utama dari baterai Project Continuum meliputi:
- Pengurangan Bobot Total: Lebih ringan ketimbang unit baterai bawaan pabrik.
- Jarak Tempuh EV Lebih Jauh: Menawarkan mode berkendara listrik murni yang lebih lama tanpa menurunkan output daya (power delivery).
- Konsep Plug & Play: Proses pemasangan yang presisi dan kompatibel langsung dengan sistem elektronik orisinal P1.
Menjaga Nilai Investasi Hypercar
Langkah V Engineering merilis program ini merupakan respons langsung terhadap tingginya permintaan pemilik McLaren P1 di seluruh dunia yang membutuhkan solusi jangka panjang (future-proof).
Keandalan baterai menjadi kunci utama untuk mempertahankan nilai pasar (market value) sekaligus memastikan P1 tetap dapat dikendarai secara optimal di jalan raya maupun trek.
Baca Juga: Aston Martin Rilis Trio DB12 S VMF Collection, Terinspirasi Mobil Balap Le Mans 1950
Layanan instalasi untuk pelanggan dijadwalkan mulai berlangsung pada musim semi 2027. Saat ini, V Engineering telah membuka diskusi dengan para pemilik McLaren P1 yang tersebar di wilayah Britania Raya, Eropa, Timur Tengah, hingga Amerika Serikat.
Project Continuum merupakan fase perdana dari rangkaian program pengembangan powertrain jangka panjang yang disiapkan V Engineering untuk mendukung ekosistem pemilik McLaren di masa mendatang.