Veda Ega Pratama Harus Telan Pil Pahit Tulang Retak Saat Balap, Ini Kronologinya

Kipli
Kipli
Selasa, 06 Mei 2025
Veda Ega Pratama Harus Telan Pil Pahit Tulang Retak Saat Balap, Ini Kronologinya

Foto: AHM

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Veda Ega Pratama, rekan satu pembinaan Ramadhipa dari Astra Honda Racing Team, harus mengakhiri balapan kelas JuniorGP dengan cedera, setelah mengalami highside saat berada di posisi kelima.

Pembalap 16 tahun asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu tampil luar biasa sejak awal balapan. Start dari posisi ke-10, Veda langsung merangsek ke posisi depan dan sempat memimpin grup ketiga.

Baca Juga: Ini Strategi yang Dijalankan Agar Balap Scooter Prix 2025 Lebih 'Hidup'

Setelah menjalani long lap penalty yang membuatnya sempat merosot ke posisi ke-13, Veda kembali menunjukkan determinasi tinggi dengan kembali menembus posisi kelima.

Namun, saat mencoba mendekati tiga besar, dia terjatuh diantara tikungan 11 dan 12, yang membuatnya bertabrakan dengan dua pembalap lain. Veda langsung dibawa ke Medical Centre dan didiagnosa mengalami retak kecil di tulang pangkal fibula dan pergelangan kaki kanan.

Baca Juga: Perang Para Dewa di Balap Scooter Prix 2025, Begini Keseruannya

”Saya melakukan kesalahan di tikungan kedua terakhir dan mengalami highside. Saya rasa, ada pembalap yang sempat menyentuh kaki saya, tetapi saya baik-baik saja. Pada awal balap, saya berusaha keras untuk mengurangi jarak dengan pebalap di depan. Tapi saya sadar harus punya kontrol lebih baik lagi. Kami akan bertemu dokter di Barcelona untuk mengetahui apakah saya perlu menjalani operasi atau cukup beristirahat,” ujar Veda.

Putaran berikutnya ajang FIM JuniorGP akan digelar di Circuito de Jerez – Angel Nieto pada 29 Juni – 1 Juli 2025. Ramadhipa dan Veda diharapkan bisa kembali tampil dengan performa terbaik untuk membawa harum nama Indonesia di kancah balap dunia.

Tags:

#Balap Motor #Veda Ega Pratama #Astra Honda Racing Team (AHRT)

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan