Visa Cash App Racing Bulls Tampil Dominasi Warna Putih Hadapi F1 2026

Kusnadi Chahyono
Kusnadi Chahyono
Sabtu, 17 Januari 2026
Visa Cash App Racing Bulls Tampil Dominasi Warna Putih Hadapi F1 2026

Tim Visa Cash App Racing Bulls (VCARB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Mengambil latar kemegahan Michigan Central Station, tim Visa Cash App Racing Bulls (VCARB) memperkenalkan identitas visual baru mereka untuk menyongsong musim FIA Formula One World Championship alias F1 2026.

Dalam acara peluncuran yang digelar Kamis kemarin (15/1), VCARB mencuri perhatian dengan konsep desain yang tajam dan komitmen menjadi tim yang mengedepankan budaya (culture-first team).

Musim F1 2026 menjadi tonggak sejarah bagi VCARB seiring dengan perubahan regulasi teknis besar-besaran di F1. Tim yang berbasis di Faenza ini akan memulai kemitraan strategis dengan Ford melalui proyek Red Bull Ford Powertrains, sebuah langkah yang dinilai krusial untuk memperkuat posisi tim di papan atas klasemen.

Baca Juga: Oracle Red Bull Racing Awali Era Baru F1 2026, Pamer Mesin Ford dan Livery "Glossy"

Peluncuran livery terbaru VCARB dipandu langsung oleh duet pembalap mereka, Liam Lawson dan debutan muda Arvid Lindblad.

Liam Lawson dan debutan pembalap muda Arvid Lindblad

Berbeda dengan gaya Oracle Red Bull Racing yang lebih gelap dan mengkilap, VCARB tampil beda dengan dominasi warna putih bersih.

Aksen biru ramping kini menelusuri kontur sasis, memberikan kesan desain yang lebih tajam dan aerodinamis. Logo Ford juga kini terpampang jelas di bagian belakang mobil, menandai kemitraan mesin baru yang akan mereka gunakan.

Liam Lawson, yang menutup musim 2025 dengan performa impresif lewat lima kali finis sepuluh besar, menyatakan antusiasmenya terhadap tampilan baru ini.

"Saya suka warna putihnya. Sekarang ada lebih banyak warna biru dan jelas ada logo Ford di bagian belakang yang terlihat sangat bagus," ujar pembalap asal Selandia Baru tersebut.

Terkait performa, Lawson bersikap optimis namun tetap waspada. "Musim ini akan sangat berbeda dengan banyak peluang baru. Kita perlu melihat seberapa cepat mobil ini, tapi tampilannya terlihat cepat, jadi semoga itu terbukti di lintasan."

Representasi evolusi merek VCARB

Sementara itu, perhatian dunia tertuju pada Arvid Lindblad. Pembalap asal Inggris ini akan menjadi pembalap termuda sekaligus satu-satunya rookie di grid F1 2026 setelah lulus dari Red Bull Junior Programme.

"Selalu menjadi impian saya untuk mencapai Formula One. Akhirnya mimpi ini menjadi kenyataan setelah semua kerja keras selama ini. Saya tidak sabar untuk segera memulai," kata Lindblad.

Baca Juga: Setengah Perjalanan Rally Dakar 2026, Julian Johan Amankan Posisi

CEO VCARB, Peter Bayer, menekankan bahwa peluncuran di Detroit bukan sekadar pamer mobil, melainkan representasi evolusi merek VCARB. "Peluncuran ini mencerminkan ambisi kami untuk menjadi tim yang mengedepankan budaya (culture-first team)," jelas Bayer.

Team Principal VCARB, Alan Permane, menambahkan bahwa kemitraan dengan Ford adalah keuntungan besar dalam menghadapi perubahan regulasi.

"2026 mewakili salah satu perubahan teknis terbesar dalam sejarah F1. Bermitra dengan Ford sejak awal perjalanan ini sangat signifikan bagi kami. Proyek Red Bull Ford Powertrains menyatukan rekayasa kelas dunia dan DNA balap yang kuat," yakin Alan.

Tags:

#Red Bull Ford Powertrains #Visa Cash App Racing Bulls #Liam Lawson #Arvid Lindblad #F1 2026

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan