Volvo Perkenalkan Mobil Konsep Otonom 360c

Volvo Perkenalkan Mobil Konsep Otonom 360c Volvo perkenalkan mobil konsep otonom 360c (Auto.Ndtv)

KabarOto.com - Bertempat di markas besarnya di Gothenburg, Swedia. Volvo, pabrikan yang dimiliki oleh Geely ini, memperkenalkan mobil konsep otonom 360c.

Saat mobil otonom Uber, yang juga merupakan mobil Volvo XC90 mengalami kecelakaan sehingga mengakibatkan tewasnya pengendara sepeda, banyak orang mulai tidak mempercayai kendaraan yang menggunakan sistem otonom, dilansir Carscoops.

Namun hal itu tidak menyurutkan langkah Volvo untuk terus mengembangkan sistem tersebut. Dan akhirnya terciptalah 360c ini. Mobil ini sepenuhnya menggunakan tenaga listrik dan sistem otonom penuh, tanpa ada roda kemudi di dalamnya.

Selain sebagai kendaraan dalam kota, Volvo juga mengatakan bahwa 360c akan memperluas basis pelanggannya dengan memanfaatkan permintaan dari pelanggannya yang sering berpergian antar kota sejauh 300 km.

Hal ini memungkinkan Volvo untuk menantang maskapai penerbangan jarak pendek dan operator kereta api dilansir Reuters.

(Baca Juga : Motor Listrik Harley-Davidson Mengaspal Tahun 2019)

Mobil konsep otonom 360c ini menawarkan 4 potensi penggunaan kendaraan penggerak otonom, ruang tidur, kantor berjalan, ruang tamu dan ruang hiburan dengan desain yang futuristik.

Pada ruang tidurnya menampilkan inovasi seperti selimut dengan pengaman yang terintegrasi, sehingga pengguna dapat tidur dengan rasa aman saat melakukan perjalanan.

"Bisnis akan berubah di tahun-tahun mendatang dan Volvo harus memimpin perubahan industri kami. Penggerak otonom akan memungkinkan kita untuk mengambil langkah besar berikutnya dalam keselamatan tetapi juga membuka model bisnis baru yang menarik dan memungkinkan konsumen untuk menghabiskan waktu di dalam mobil melakukan apa yang ingin mereka lakukan," kata Presiden dan CEO Volvo, Hakan Samuelsson seperti dilansir techcrunch.

Selain itu Volvo juga menawarkan proposal sebagai sistem standar bagaimana kendaraan otonom dapat berkomunikasi dengan aman dengan semua pengguna jalan lainnya.

Sistem ini meliputi suara, warna, visual dan gerakan eksternal untuk menyampaikan niat kendaraan tersebut kepada pengguna jalan lain.

Fitur ini sangat penting bagi mobil yang menggunakan sistem otonom, ketika mobil ini digunakan secara massal di jalan-jalan umum.

"Kami menganggap 360c sebagai awal dari diskusi, dengan lebih banyak ide serta jawaban saat mulai dikembangkan lebih lanjut," kata Marten Levenstam, Senior Vice President of Corporate Strategy Volvo Cars, dilansir auto.ndtv.

Mobil ini dapat dikatakan mewakili visi Volvo dalam pengembangan kendaraan otonom, bertenaga listrik dan aman. Namun sayangnya mobil ini masih berupa konsep dan sistem otonomnya masih akan terus berkembang, sehingga masih terlalu dini untuk mobil ini diproduksi secara massal.