Yamaha Takut Andai Marquez Bocorkan Data Ke Honda

Yamaha Takut Andai Marquez Bocorkan Data ke Honda Lin Jarvis (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images AsiaPac)

KabarOto.com- Bos tim Movistar Yamaha, Lin Jarvis akhirnya lebih detail membeberkan alasan pihaknya tak menggaet adik Marc Marquez, Alex Marquez sebagai pembalap di tim satelit Petronas Yamaha SIC Racing tahun 2019 mendatang dan lebih memilih Fabio Quartararo.

Usai pengumuman kontrak Morbidelli dan Quartararo di Silverstone, Inggris, Marc mengaku kepada Sky Sport bahwa jalan Alex ke Yamaha sengaja diblokir, dan menyebut bahwa Jarvis sendiri yang mengatakannya pada 2016, bahwa Marquez Bersaudara takkan pernah diizinkan ke Yamaha.

Dalam wawancaranya bersama Marca menjelang MotoGP San Marino akhir pekan ini, Jarvis pun mengungkap bahwa Alex memang benar menjadi salah satu kandidat rider Yamaha-Sepang. Meski begitu, menurut Yamaha, Quartararo adalah opsi yang lebih menjanjikan.

Baca Juga: Marquez Akui Ingin Berdamai Dengan Rossi

"Banyak rider ingin membela Yamaha. Kami punya 10 rider untuk dipilih dan Alex salah satu kandidat. Tapi banyak kandidat lain yang lebih cepat dan lebih muda. Alex adalah rider yang baik, tapi mengapa kami harus memaksakan diri memilih Alex?" ungkap Jarvis.

Selain itu, Jarvis menjelaskan "Intinya, jika punya banyak pilihan, Anda harus melihat sisi positif dan negatif dari setiap kandidat. Jika Alex merupakan salah satu kandidat juara dunia MotoGP, maka ceritanya bakal lain. Jika ia salah satu rider terbaik, cepat atau lambat ia juga akan ke MotoGP," lanjutnya.

Baca Juga: Dorna Sports Umumkan Jadwal MotoGP 2019

Jarvis juga kembali menegaskan bahwa menggaet Alex sementara Marc membela Repsol Honda, adalah keputusan tak bijak. Ia pun menyatakan bahwa pabrikan mana pun takkan begitu saja mau menggaet Alex, diakibatkan kemungkinan pembocoran rahasia perusahaan.

"Menurut saya, menjadi adik Marc tak selalu menjadi keuntungan bagi Alex karena Marc merupakan rival utama kami. Jadi andai kami memutuskan untuk merekrutnya, Dia (Alex) punya pengelihatan yang sempurna soal Yamaha. Itu adalah fakta," imbuhnya.

"Apakah ini bakal baik atau buruk bagi kami? Saya rasa tidak terlalu bagus. Jadi tak baik bagi Alex untuk ingin membela Yamaha atau Ducati, karena ia adalah adik dari salah satu rival kami," pungkas Jarvis.