
Fitur yang menarik dari salah satu Parts JDM nya adalah cruise control yang terbilang cukup canggih untuk ukuran mobil era 1990-an ini. “Perintilan JDM macam ini agak susah dapatnya dan memang harganya tergolong relatif mahal,” ujar kolektor motor 2-tak tersebut.
Unsur estetika rupanya tak hanya dioptimalkan sebagai modifikasi ‘pemanis’ saja. Buktinya sektor mesin yang mengalami proses wire-tucked, juga mengalami lonjakan tenaga yang signifikan, berkat proses engine swap dengan mesin ‘Frankenstein’ antara silinder head berkode B16A dengan blok berkode B20B. “B16A paling optimal performanya kalo dikawinkan sama B20B. Soalnya selain tenaga di seluruh putarannya mengisi, durabilitasnya pun lebih terjamin,” terang wirausahawan tersebut.
Baca Juga: Mitsubishi Lancer GLXi 2001 Ini Mesin Pembunuh Di Drag Race Kelas 12 Detik 402 Meter