
Struktur perubahan bodi yang mencontek aerodinamika moge mereka yakni YZF-R1 dan YZF-R6 jelas menawarkan streamline lebih baik. Bayangkan saja ketika desain motor yang biasa dipacu kecepatan tinggi, juga diaplikasikan pada entry-level sport bike mereka.
Soal desain, tentu subyektif. Namun yang jelas, Yamaha menggunakan konsep cross layer pada bodi/ fairing motor garapannya yang dibanderol Rp 60 jutaan ini. Hal ini mengingatkan pada generasi awal R15, hanya saja berbeda desain. Sayang, buritan motor ini identik dengan generasi pendahulunya dengan perubahan minor, model lampu sein pun tergolong konvensional. Ya, kembali lagi, ini soal selera.
Kabar baiknya, akibat dari peningkatan aerodinamika yang lebih baik tersebut, Yamaha mengklaim bahwa kecepatan maksimum yang didapat juga lebih tinggi 8 kpj dibanding versi pendahulunya meski menggunakan mesin yang sama. Mantap !
Baca Juga: Profil - Yamaha R25