Estetika lainnya yang berubah adalah penggunaan LED pada bohlam lampu utama, juga layar LCD pada spidometer yang memberikan info cukup lengkap seperti trip meter, odometer, konsumsi bahan bakar rata-rata, kilometer penggantian pelumas, kecepatan, putaran mesin, bahkan dilengkapi shift light untuk panduan pengoperan gear saat dipacu.

Beralih ke bagian kaki-kaki, R25 kini punya sokbreker anyar tipe upside down dari KYB menggusur tipe teleskopik yang sejak dahulu digunakan di kedua generasi lamanya. Dengan demikian, harganya pun ikut melambung, namun tak perlu khawatir karena motor sport ini punya banderol paling terjangkau diantara kedua rivalnya yakni Honda CBR 250 RR dan Kawasaki Ninja 250.

Kaki-kaki belakang punya karakter yang lebih stiff dari generasi sebelumnya. Enaknya, bantingan motor tetap nyaman digunakan sendiri (bobot 85 kg) maupun saat boncengan (bobot 140 kg) melibas speedtrap. Keamanan sistem pengereman dikombinasikan dengan memakai rem cakram berdiameter 298mm di depan dan 220mm di bagian belakang.

Baca Juga: Test Ride - Menjinakkan Moge MV Agusta F3 800

Lanjut Baca lagi