
Meski punya spek roda yang lebih besar daripada Roamer yakni 130/90 (depan) dan 150/80 (belakang), saat berlari 165 kpj, V9 ini masih terasa sedikit limbung jika terkena speedtrap. Maklum saja, motor ini memang tak didesain untuk berlari tetapi nyaman untuk diajak akselerasi.
Suspensinya dilengkapi preload adjustable, kami rasakan memang cenderung stiff ketika melahap speedtrap saat pengetesan di kawasan BSD - Alam Sutera - Gading Serpong - Bintaro. Settingan tersebut memang ampuh untuk melibas tikungan maupun akselerasi di jalan lurus untuk meminimalisir limbung.
Cakram 320 mm di depan dengan 4 piston kaliper memang kami rasa cukup untuk menghentikan laju motor dengan bobot 200 kg.
Baca Juga: Test Ride - KTM Duke 390, Street Fighter Rasa Supermoto