Oh iya, rider pemula tak terlalu disarankan pakai mode Sport di jalanan padat, selain kopling bakal sering menyentak ketika dilepas, torsi sebesar 86 Nm-nya terbilang agak buas jika dibandingkan kompetitornya. Ya, kecuali jika Sobat KabarOto sudah terbiasa dengan moge dan sering track day.

Saat mengerem di braking point, performa yang disuguhkan 2 kaliper dengan 4 piston dari Brembo di bagian depan terbilang impresif. Namun memang saat city cruising rem terasa terlalu pakem bagi mereka yang belum terbiasa. Memang logikanya lebih baik rem pakem ketimbang rem blong.

Selain pengereman, suspensi upside down dari SACHS dengan diameter gambot (43 mm) di bagian depan bahkan belakang punya performa yang baik pula. Speed trap yang biasa test rider lewati hampir tak terasa, sehingga badan pun tak perlu ikut bergetar hebat.

Baca Juga: Menikmati Petualangan 2 Alam 368 Kilometer Dengan Honda CRF 250 Rally

Lanjut Baca lagi