
Misalnya saja fitur Traction Control, Normal, Rain & Sport Riding Mode, lalu catatan lap time yang berguna saat digunakan di sirkuit. Tak ketinggalan, indikator standarnya seperti odometer, trip meter 1 & 2, berbagai indikator peringatan, juga Day & Night Mode.
Simpel memang, karena motor ini dirancang untuk kebutuhan performa, saking simpelnya, indikator bahan bakar yang berjumlah total 17 liter pun tak tersedia, jadi rider-nya pun hanya bisa berpatokan pada warning indicator menyala dan beralih ke mode reservoir/ BBM cadangan.
Fitur lain yang jadi bawaan motor ini adalah quickshifter EAS 2.0 yang membuat Sobat Kabaroto tak perlu lagi menekan kopling saat perpindahan gigi. Selain lebih halus, putaran mesin pun tak banyak turun karena waktu shifting yang lebih singkat.
Baca Juga: Test Ride Yamaha YZF-R25 V3: Mencicipi Karakter Entry-Level Motor Sport