Baca Juga: Sempat Tak Dilirik, Vespa P150S Klasik Kini Harganya Setara Mobil, Kok Bisa?
Motor ini ditawarkan dengan warna Grey Titanio dengan detail merah pada logo Sei Giorni, sokbreker dan pada peleknya. Selain itu terdapat decal angka '6' yang jadi ciri khas motor ini di bagian sayap depan dan buritan.
Sama seperti GTS 300 Super Tech, GTV Sei Giorni II mengadopsi mesin 300 HPE (High Performance Engine) silinder tunggal 4 tak 4 katup berpendingin cair dengan injeksi elektronik. Mesin ini dapat memuntahkan tenaga sebesar 23,8 dk dan torsi maksimum 26 Nm.
Tenaga tersebut naik sekitar hampir 3 dk, tepatnya 2,8 dk dibanding Sei Giorni versi pertama beberapa tahun silam. Penuh rasa penasaran, test rider KabarOto pun mencoba menaiki motor tersebut.

Tinggi badan 188 cm dengan bobot 90 kg terasa sangat pas dengan riding position Sei Giorni II ini. Menggeber motor ini sejauh 170 km pun tak terasa pegal.
Bermanuver dengan skuter bongsor ini di jalanan pun tak jadi masalah. Rute pengetesan sejauh 170 km dijelajahi melewati kawasan Gading Serpong - Alam Sutera - BSD - Bintaro - Pamulang dengan konsumsi bahan bakar rata-rata 23 kpl dengan metode full to full.
Pengendalian motor ini terasa sedikit berbeda dari GTS 300 Super Tech. Test rider merasakan rigiditas yang lebih baik ketika menikung, sedangkan ketika digeber di jalan lurus, keduanya hampir sama. Kemungkinan karena unit tes yang dipakai untuk Sei Giorni II ini lebih baru ketimbang GTS 300 Super Tech yang telah dipakai beberapa kali sebelumnya.